Breaking News:

Geger Roti Aoka Diduga Mengandung Zat Pengawet Berbahaya Sodium Dehydroacetate, Benarkah?

Viral roti Aoka diduga mengandung zat pengawet berbahaya yang umumnya ditemui di produk kosmetik.

Editor: Nurul Intaniar
ptindonesiabakeryfamily.com
Roti Aoka berbagai varian rasa. Viral roti Aoka diduga mengandung zat pengawet berbahaya yang umumnya ditemui di produk kosmetik. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Roti Aoka yang kerap dijual diwarung-warung lagi ramai diperbincangkan.

Roti dengan banyak varian rasa ini diduga mengandung zat pengawet berbahaya.

Baca juga: 7 Makanan Khas Malaysia yang Cocok Buat Sarapan, dari Nasi Lemak hingga Roti Sardin

Dalam kandugan roti Aoka diduga ditemukan Sodium Dehydroacetate - sebuah zat yang umumnya ditemui pada produk kosmetik.

Roti Aoka varian rasa cokelat. Viral roti Aoka diduga mengandung zat pengawet berbahaya yang umumnya ditemui di produk kosmetik.
Roti Aoka varian rasa cokelat. Viral roti Aoka diduga mengandung zat pengawet berbahaya yang umumnya ditemui di produk kosmetik. (ptindonesiabakeryfamily.com)

Sontak saja hal ini bikin publik heboh karena banyak yang suka dengan roti isi selai aneka rasa tersebut.

Lalu, benarkah roti Aoka mengandung zat berbahaya Sodium Dehydroacetate?

Baca juga: Pura-pura Tanya Toilet, Pria Lakukan Pelecehan Seksual ke Pegawai Toko Roti di Depok

Produsen roti Aoka PT Indonesia Bakery Family (IBF) buka suara terkait pemberitaan yang menyebutkan bahwa roti asal Bandung ini diduga mengandung bahan pengawet berbahaya atau Sodium Dehydroacetate.

Diketahui, zat tersebut merupakan bahan pengawet yang biasanya digunakan dalam produk kosmetik dan pribadi lain karena sifatnya yang anti mikroba.

Merespons isu tersebut, produsen merilis klarifikasi yang diunggah dalam laman resmi perusahaan seperti yang dikutip Tribunnews.com, Minggu (21/7/2024).

Roti Aoka varian rasa panggang pandan. Viral roti Aoka diduga mengandung zat pengawet berbahaya yang umumnya ditemui di produk kosmetik.
Roti Aoka varian rasa panggang pandan. Viral roti Aoka diduga mengandung zat pengawet berbahaya yang umumnya ditemui di produk kosmetik. (ptindonesiabakeryfamily.com)

Baca juga: Sejarah Toko Roti GO di Purwokerto, Inspirasi Joko Anwar Buat Film Siksa Kubur

Produsen AOKA melalui humas PT Indonesia Bakery Family, Asep Nur Akhman mengklaim, produk roti Aoka yang diproduksi PT Indonesia Bakery Family sebanyak 16 produk sudah mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.

"Dalam melakukan produksi Roti Aoka kami tidak pernah menambahkan atau menggunakan Sodium Dehydroacetate pada produknya," kata Asep.

2 dari 4 halaman

Ia menegaskan, klarifikasi tersebut sangat penting untuk disampaikan pada masyarakat bahwa produk roti Aoka aman untuk dikonsumsi dan tidak mengandung bahan tersebut.

Baca juga: 4 Tempat Beli Roti Ganjel Rel di Semarang Beserta Harganya

Mengutip dari Warta Kota, temuan itu berdasarkan dokumen yang diterima KONTAN dari hasil uji laboratorium perusahaan yang bergerak di bidang testing dan inspeksi, PT SGS Indonesia.

Pengujian dilakukan terhadap beberapa merek roti yang beredar di pasar dalam negeri sejak Agustus 2023 sampai Mei 2024.

Di antaranya roti merek SR, MR, RA, dan RO.

Masih dari dokumen yang sama, uji lab yang dilakukan SGS Indonesia atas salah satu zat yang dianggap berbahaya, yaitu Sodium Dehydroacetate pada masing-masing sampel produk roti tersebut.

Hasilnya, roti merek RA dan RO terdeteksi mengandung zat Sodium Dehydroacetate masing-masing sebesar 235 miligram/kilogram dan 345 mg/kg.

Adapun dua merek lainnya yang diperiksa SGS, yakni roti merek SR dan MR, namun tidak terdeteksi memiliki zat tersebut.

Berdasarkan penelusuran KONTAN, roti merek RA merupakan merek roti yang diproduksi oleh PT IBF.

Sampai berita ini diturunkan Tribunnews.com telah menghubungi lembaga terkait yakni BPOM.

Namun belum menerima tanggapan dari pihak BPOM.

Baca juga: Resep Roti Gambang atau Ganjel Rel, Kudapan Manis Beraroma Rempah nan Lezat

3 dari 4 halaman

Tonton juga:

Apa Itu Zat Sodium Dehydroacetate?

Diwartakan Warta Kota, Sodium Dehydroacetate merupakan senyawa berbentuk bubuk putih yang tidak berasa dan tidak berbau.

Senyawa tersebut biasanya dimanfaatkan sebagai pengawet dalam formulasi kosmetik pada konsentrasi 1,0 persen atau kurang.

Tak hanya pada kosmetik, Sodium Dehydroacetate juga digunakan dalam formulasi perawatan kulit, perawatan rambut dan kuku, serta produk perawatan mata dan wajah. Kemudian, tabir surya, produk wewangian, dan produk mandi.

Sodium Dehydroacetate mampu membunuh mikroorganisme dan mencegah pertumbuhan dan reproduksinya.

Oleh karena itu, senyawa tersebut dapat melindungi kosmetik dan produk perawatan lainnya dari pembusukan.

Berdasarkan data klinis, Sodium Dehydroacetate merupakan senyawa yang aman. Kosmetik yang mengandung senyawa tersebut pun tidak dapat menyebabkan iritasi.

Namun pihak Aoka sendiri membantah telah memakai zat Sodium Dehydroacetate dalam produknya.

Produsen AOKA melalui humas PT Indonesia Bakery Family, Asep Nur Akhman mengklaim, produk roti Aoka yang diproduksi PT Indonesia Bakery Family sebanyak 16 produk sudah mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.

4 dari 4 halaman

"Dalam melakukan produksi Roti Aoka kami tidak pernah menambahkan atau menggunakan Sodium Dehydroacetate pada produknya," kata Asep.

Adapun kandungan zat berbahaya dalam roti Aoka pertamakali ditemukan dari hasil uji laboratorium perusahaan yang bergerak di bidang testing dan inspeksi, PT SGS Indonesia.

Pengujian dilakukan terhadap beberapa merek roti yang beredar di pasar dalam negeri sejak Agustus 2023 sampai Mei 2024.

Di antaranya roti merek SR, MR, RA, dan RO.

Masih dari dokumen yang sama, uji lab yang dilakukan SGS Indonesia atas salah satu zat yang dianggap berbahaya, yaitu Sodium Dehydroacetate pada masing-masing sampel produk roti tersebut.

Hasilnya, roti merek RA dan RO terdeteksi mengandung zat Sodium Dehydroacetate masing-masing sebesar 235 miligram/kilogram dan 345 mg/kg.

Adapun dua merek lainnya yang diperiksa SGS, yakni roti merek SR dan MR, namun tidak terdeteksi memiliki zat tersebut.

Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dan Tribunnews.com dengan judul Roti Aoka Diduga Mengandung Zat Pengawet Berbahaya, Produsen Klaim Produknya Sudah Dapat Izin BPOM

Selanjutnya
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
rotizat berbahayaviralAoka Milk Bun Cromboloni Gyeranppang Dhawank Delvi Syakirah
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved