Breaking News:

PPKM Darurat

Syarat Naik Kereta Api Selama PPKM Darurat, Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Sehubungan dengan kebijakan baru ini, PT KAI mengeluarkan syarat baru bagi pelanggan yang ingin naik kereta api selama periode PPKM Darurat.

Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Nurul Intaniar
Dok. PT KAI
Pelanggan kereta api jarak jauh melakukan registrasi sebelum melakukan rapid test antigen 

TRIBUNTRAVEL.COM - Presiden Joko Widodo secara resmi telah mengumumkan kebijakan baru Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Kamis (1/7/2021).

PPKM Darurat ini akan berlaku mulai Sabtu (3/7/2021) sampai Selasa (20/7/2021) mendatang.

Sehubungan dengan kebijakan baru tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengeluarkan syarat baru bagi pelanggan yang ingin naik kereta api selama periode PPKM Darurat.

Disampaikan lewat unggahan di situs resmi PT KAI, mulai 5-20 Juli 2021 semua penumpang KA Jarak Jauh di Pulau Jawa dan Sumatera wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen maksimal 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Lalu untuk semua penumpang KA Jarak Jauh di Pulau Jawa harus menunjukkan kartu vaksin Covid-19, minimal dosis pertama.

Namun PT KAI juga memberikan keringanan bagi setiap penumpang KA Jarak Jauh yang berkepentingan khusus tapi belum/tidak divaksin dengan alasan medis, tetap bisa melakukan perjalanan dengan syarat harus menggunakan surat izin keterangan dokter spesialis disertai surat negatif RT-PCT atau rapid test antigen yang masih berlaku.

Baca juga: PPKM Darurat Mulai 3 Juli, Bagaimana Syarat Naik Kereta Jarak Jauh dari Jakarta?

Pelanggan kereta api jarak jauh mematuhi protokol kesehatan
Pelanggan kereta api jarak jauh mematuhi protokol kesehatan (Dok. PT KAI)

Sementara itu untuk penumpang yang usianya di bawah 18 tahun tidak diwajibkan menunjukkan kartu vaksin.

Kemudian untuk penumpang di bawah 5 tahun tidak diharuskan menujukkan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

Setiap penumpang yang akan melakukan perjalanan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat Celsius, serta memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

Adapun penumpang KA Lokal dan KA Aglomerasi tidak diwajibkan menunjukkan kartu vaksin dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maupun rapid test antigen.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved