Breaking News:

Waspada Hasil Rapid Test Abal-abal di Stasiun Pasarsenen, Penumpang Bakal Ditolak Naik Kereta Api

Mengingat surat hasil pemeriksaan Covid-19 itu wajib dibawa, ada saja orang-orang yang memanfaatkan situasi pandemi ini untuk kepentingan pribadi.

Tribunnews/Herudin
Petugas medis melakukan rapid test (tes cepat) Covid-19 kepada calon penumpang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Satu syarat wajib bagi traveler yang ingin naik kereta api jarak jauh adalah surat keterangan bebas Covid-19.

Surat keterangan itu berupa hasil pemeriksaan rapid antibodi dengan hasil non-reaktif, atau hasil uji PCR dengan hasil negatif.

Bila penumpang tidak bisa menunjukkan surat itu, dipastikan tak boleh naik kereta api jarak jauh.

Mengingat surat hasil pemeriksaan Covid-19 itu wajib dibawa, ada saja orang-orang yang memanfaatkan situasi pandemi ini untuk kepentingan pribadi.

Mereka menjual hasil rapid test abal-abal alias palsu.

Namanya juga palsu, tentunya calon penumpang itu tidak diperiksa secara medis.

Maka bisa terjadi ada pembawa virus corona 2 yang lolos naik kereta api.

Ditangkap

Untungnya tiga orang penjual hasil rapid test abal-abal itu berhasil diringkus polisi, dari Polrestro Jakarta Pusat dan Polsektro Senen.

Mereka tertangkap basah menjual surat hasil rapid tes palsu kepada para calon penumpang kereta api, di Stasiun Pasarsenen, Minggu (20/12/2020) sekitar pukul 01.30.

Mereka kemudian diketahui bernama Agus Sukiya, L Yuliman, dan Hendra Saputra.

Ilustrasi kereta api yang melaju kencang
Ilustrasi kereta api yang melaju kencang (Gambar oleh Shutterbug75 dari Pixabay)
Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved