Breaking News:

Langgar Perlintasan Sebidang KA Bisa Kena Denda Rp 750 Ribu, Begini Aturannya

para pengguna jalan yang tidak mematuhi rambu lalu lintas saat melintasi perlintasan sebidang kereta api, akan dikenakan denda hingga Rp750.000.

Gambar oleh Shutterbug75 dari Pixabay
Ilustrasi kereta api yang melaju kencang 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kecelakaan yang terjadi di perlintasan kereta api kerap terjadi karena pengguna yang tidak berhati-hati saat melintas.

Ada yang nekat menerobos palang atau tidak berhenti dahulu dan mengecek keadaan saat melintasi perlintasan kareta.

Selain membahayakan, perilaku ini juga melanggar aturan lalu lintas.

PT KAI Daop 8 Surabaya mengingatkan, para pengguna jalan yang tidak mematuhi rambu lalu lintas saat melintasi perlintasan sebidang kereta api, akan dikenakan denda hingga Rp750.000.

“Sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ). Untuk itu kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk berperilaku disiplin di perlintasan sebidang,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, Selasa (06/10/2020)..

Di dalam pasal 296 berbunyi,setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor pada perlintasan antara kereta api dan jalan yang tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

Sementara pasal 114 juga menyebutkan pada perlintasan sebidang antara jalur KA dan jalan, pengemudi wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi dan palang pintu KA sudah mulai ditutup, serta wajib mendahulukan kereta api.

Maka dari itu Suprapto menegaskan ketika sudah ada tanda-tanda mendekati perlintasan sebidang KA, setiap pengguna jalan diharuskan untuk mengurangi kecepatan dan berhenti.

 “Tengok kanan-kiri untuk memastikan tidak ada kereta yang akan melintas. Jika ada kereta yang akan melintas, maka pengendara wajib mendahulukan perjalanan kereta api,” tegas Suprapto.

Potret pengendara sepeda motor yang berada di perlintasan kereta api
Potret pengendara sepeda motor yang berada di perlintasan kereta api (kai.ac.id)

Aturan tersebut juga sesuai oleh UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 124 yang menyatakan bahwa pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.

PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat, Sejak Januari hingga awal Oktober 2020, terdapat 22 kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api di wilayahnya yang terbentang dari Bojonegoro - Surabaya - Mojokerto - Sidoarjo - Malang.

Hal ini dapat dihindari jika seluruh pengguna mematuhi seluruh rambu-rambu yang ada, dan berhati-hati saat akan melalui perlintasan sebidang kereta api.

Di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya terdapat 563 titik perlintasan sebidang, yang terdiri dari 133 titik di jaga oleh petugas KAI, 32 titik dijaga oleh petugas Dishub, 30 titik berupa fly over/ underpass dan 368 titik tidak terjaga.

“Kami ingatkan bahwa palang pintu, alarm yang terdapat dalam alat EWS (Early Warning System) dan petugas penjaga pintu, itu semua hanyalah alat bantu keamanan semata. Alat utama yang harus dipatuhi oleh pengguna jalan raya ketika akan melintas diperlintasan sebidang adalah rambu - rambu lalu lintas. Rambu lalu lintas yang menjadi alat vital tersebut adalah rambu lalu lintas dengan tulisan STOP warna putih, berbentuk segi enam dan berwana dasar merah," tandasnya.

Baca juga: PT KCI Akan Kelola KA Lokal, Tahap Awal di Wilayah Daop 6 Yogyakarta dan Daop 1 Jakarta

Baca juga: Daftar Perjalanan Kereta Api Selama Oktober 2020, dari KA Bima hingga KA Jayakarta

Baca juga: Jadwal Operasional Perjalanan KA Bulan Oktober 2020 dari Berbagai Relasi

Baca juga: PT KAI Tawarkan Tiket Gratis KA Siliwangi Ciranjang-Cipatat, Berlaku Sampai 30 September 2020

Baca juga: Rute KA Siliwangi Diperpanjang Sampai ke Stasiun Cipatat, Lihat Jadwal Operasionalnya

Artikel ini telah tayang di Tribunsuryatravel.com dengan judul Ingat, Melanggar Perlintasan Sebidang KA Bisa Didenda Rp 750 Ribu

Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved