Foto-foto Rumah Tempat Tertembaknya Ade Irma Suryani Korban G30S, Kini Jadi Museum

Museum AH Nasution terletak di Jalan Teuku Umar No. 40 Menteng, Jakarta ini menyimpan foto-foto, diorama yang menceritakan tentang peristiwa G30S PKI.

Foto-foto Rumah Tempat Tertembaknya Ade Irma Suryani Korban G30S, Kini Jadi Museum
instagram/kbebeng
Museum AH Nasution yang dulunya merupakan rumah tempat tertembaknya Ade Irma Suryani dalam peristiwa G30S. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Berbicara tentang Peristiwa G30S PKI yang terjadi pada 30 September 1965 silam, tidak terlepas dari kejadian tertembaknya Ade Irma Suryani Nasution.

Ade Irma Suryani merupakan putri bungsu dari Jenderal Besar AH Nasution yang menjadi korban G30S.

Semua kenangan tentang peristiwa G30S ini bisa traveler lihat dalam foto-foto yang terpajang di Museum AH Nasution.

Museum AH Nasution terletak di Jalan Teuku Umar No. 40 Menteng, Jakarta Pusat.

Dulunya Museum AH Nasution ini merupakan rumah Jenderal Besar AH Nasution yang juga menjadi tempat tertembaknya Ade Irma Suryani.

Dirangkum TribunTravel, berikut beberapa foto-foto rumah tempat tertembaknya Ade Irma Suryani yang kini dikenal dengan nama Museum AH Nasution.

1. Ruang kerja Jenderal Besar AH Nasution

Museum AH Nasution yang dulunya merupakan rumah AH Nasution ini dilengkapi dengan ruang kerja.

Di ruang kerja tersebut tampak diorama yang menampilkan AH Nasution sedang bekerja.

Tonton juga: 

Menilik Kisah Tertembaknya Ade Irma Suryani di 2 Tempat Bersejarah di Jakarta Ini

Menelusuri Jejak Peristiwa G30S di Monumen Pancasila Sakti

Rekomendasi 5 Tempat Wisata untuk Napak Tilas Peristiwa G30S

2. Penggerebekan yang dilakukan pasukan Tjakrabirawa

Di Museum AH Nasution, traveler bisa melihat diorama yang menunjukkan aksi penggrebekan dan pengejaran yang dilakukan pasukan Tjakrabirawa kepada Jenderal Besar AH Nasution.

Dalam foto di atas, tampak jelas pasukan Tjakrabirawa yang berjaga di ruang makan dan melakukan aksi penggrebekan.

3. Pasukan Tjakrabirawa berhasil masuk kamar Jenderal Besar AH Nasution

Pasukan Tjakrabirawa yang melakukan penyergapan berhasil masuk kamar utama AH Nasution.

Diorama yang ada memperlihatkan saat di mana AH Nasution bangun ketika pasukan Tjakrabirawa mencoba masuk kamarnya.

Sepinya Makam Ade Irma Suryani, Putri AH Nasution yang Gugur dalam Peristiwa G30S

Menilik Kisah Ade Irma Suryani yang Jadi Korban G30S di Museum AH Nasution

Mengenang Peristiwa G30S, Ini Harga Tiket Masuk dan Cara Menuju Monumen Pancasila Sakti

4. Foto Ade Irma Suryani tertembak

Di Museum AH Nastution, juga terdapat diorama yang memperlihatkan ketika Ade Irma Suryani tertembak pasukan Tjakarabirawa.

Saat itu Ade Irma Suryani dalam gendongan Mardiah AH Nasution, adik AH Nasution saat menembus pintu di mana para pasukan Tjakarabirawa berdiri.

5. Jenderal Besar AH Nasution saat mencoba melarikan diri dari kejaran pasukan Tjakrabirawa

Foto di atas merupakan diorama yang menceritakan tentang AH Nasution saat mencoba melarikan diri dari pasukan Tjakrabirawa.

AH Nasution tampak sedang memanjat dinding yang memisahkan rumahnya dengan Kedutaan Besar Irak.

Saat memanjat dinding, Jenderal AH Nasution mengalami patah pergelangan kaki saat terjatuh di pekarangan Kedutaan Besar Irak.

6. Foto Ade Irma Suryani

Di Museum AH Nasution, traveler bisa menemukan foto Ade Irma Suryani bersama Lettu Pierre Andreas Tendean yang terbingkai rapi di atas potongan puisi, untuk mengenang tragedi terbunuhnya Ade Irma.

7. Potongan puisi di Museum AH Nasution

Potongan puisi untuk mengenang tragedi terbunuhnya Ade Irma Suryani di Museum AH Nasution.

Traveler yang ingin melihat dan mengenang tragedi peristiwa G30S PKI bisa datang ke Museum AH Nasution.

Museum AH Nasution ini buka setiap hari kecuali Senin, mulai pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB.

Mengenang Peristiwa G30S di Museum AH Nasution, Ada Barang Peninggalan Ade Irma Suryani

5 Tempat Ini Jadi Saksi Bisu Peristiwa G30S, dari Monumen Pancasila Sakti hingga Monumen Kresek

Museum AH Nasution, Saksi Bisu Tertembaknya Ade Irma Suryani saat Peristiwa G30S

(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)

Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved