Untuk ikan, wajan baja tahan karat yang besar adalah wajan yang direkomendasikan.
Sebaiknya jangan menggunakan wajan anti lengket.
Tentu, kulitnya tidak akan lengket, tetapi juga tidak akan benar-benar garing.
Atau kamu juga bisa menggunakan wajan stainless steel yang bisa membuat uap mengalir menjauh dari ikan ketika digoreng.
Hal ini akan membantu mengeringkan kulit dengan cepat saat dimasak di wajan.
3. Goreng di Minyak Panas
Panaskan minyak dalam wajan terlebih dahulu dengan api sedang tinggi sampai ada gumpalan asap tipis mulai naik.
Hal ini akan membuat ikan matang dengan merata dengan hasil permukaan yang garing.
Lalu letakkan ikan dengan hati-hati di tengah wajan, wajan akan mendesis ketika itu.
Baca juga: Resep Ramadan: Cara Membuat Ayam Asam Manis untuk Menu Buka Puasa, Cuma 5 Langkah Saja!
4. Ketahui Kapan Harus Membalik Ikan
Ketika awal digoreng, permukaan ikan akan menempel di wajan, tapi itu tidak apa-apa.
Namun, ikan akan akan melepaskan diri dari wajan setelah kelembapan menguap seluruhnya.
Umumnya dalam waktu sekitar 3½ hingga empat menit, melihat pinggiran kulit ikan menjadi kecokelatan. Pada saat itu, periksa untuk melihat apakah kulit telah terlepas dari wajan.
Saat kelembapan menguap dan kulit mengering, minyak di wajan mulai menggoreng kulit, kemudian dan baru setelah itu protein dan gula akan mulai menjadi coklat dan garing menjadi kerak coklat keemasan yang bagus.
Saat itu terjadi, ikan bisa dibalik ke salah satu sisinya.
Baca juga: Menu Sahur: Resep Sosis Asam Manis, Bikinnya Mudah Cuma 5 Langkah
Baca tanpa iklan