TRIBUNTRAVEL.COM - Seekor kura-kura raksasa ditemukan kembali setelah diperkirakan punah selama satu abad di Kepulauan Galapagos.
Diketahui kura-kura langka tersebut dikenal dengan nama chelonoidis phantasticus.
Kura-kura jenis ini terbilang cukup populer karena telah menginspirasi teori evolusi Charles Darwin.
Melansir laman The Sun, Jumat (28/5/2021) penemuan itu telah dikonfirasi para ahli AS dengan tes genetik.
Tim Universitas Yale bahkan mencocokkan DNA-nya dengan spesimen yang tercatat pada 1906.
Pihak Ekuador sebagai pemilik kepulauan Pasifik, juga membenarkan kabar tersebut.
“Itu diyakini punah, tapi kami telah memastikan keberadaannya,” ungkap Menteri Lingkungan Gustavo Manrique.
Lebih lanjut ia mengatakan terdapat jejak kaki dan kotoran yang menunjukkan keberadaan Chelonoidis phantasticus lainnya.
Ia juga memperkirakan setidaknya ada sekitar 60.000 kura-kura raksasa yang hidup di Kepulauan Galápagos.
Baca juga: Kura-kura Sulcata Ini Kabur dari Kandang dan Lakukan Perjalanan Melewati 2 Kabupaten
Baca juga: Fosil Hiu Sirip Panjang yang Punah 66 Juta Tahun Lalu Ditemukan di Tambang Meksiko
Baca juga: 123 Kura-kura Raksasa Dicuri dari Pusat Penangkaran dan Penelitian di Kepulauan Galapagos Ekuador
Kura-kura Langka Terekam Kamera Google Maps, Potretnya Viral di Medsos
Google Maps Street View dikembangkan sebagai alat untuk membantu orang menemukan lokasi di seluruh dunia.
Namun, banyak pengguna mulai menyadari bahwa alat ini juga memiliki kemampuan untuk mengungkap beberapa momen mengejutkan.
Melansir laman Express.co.uk, Selasa (25/5/20210), seorang pengguna Google Maps baru-baru ini menemukan hewan langka saat dirinya menjelajahi dunia secara virtual.
Momen tersebut terungkap di Kepulauan Galapagos, sebuah kepulauan yang terletak di Ekuador.
Pulau ini berusia sekira 3,5 juta tahun dan merupakan rumah bagi beberapa hewan yang sangat langka dan unik.
Baca tanpa iklan