Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Ramadan 2021

Jangan Sampai Terlewat! Ini 5 Kuliner Tradisional Khas Nusantara yang Hanya Ada Saat Ramadan Tiba

Penulis: ronnaqrtayn
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sotong Pangkong, kuliner khas Pontianak yang hanya bisa ditemukan saat bulan Ramadan.

TRIBUNTRAVEL.COM - Bulan Ramadan 2021 kini mulai ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Muslim di dunia, tak terkecuali masyarakat Indonesia.

Oleh karena didominasi oleh penduduk yang memeluk agama Islam, bulan Ramadan di Indonesia selalu menghadirkan nuansa yang berbeda.

Ada banyak hal yang hanya ada dan bisa dinikmati saat bulan Ramadan tiba.

Seperti misalnya kegiatan ngabuburit, buka puasa bersama hingga sahur on the road .

Selain itu, ada pula kuliner-kuliner tradisional dari penjuru Nusantara yang hanya bisa ditemukan pada saat Bulan Ramadan.

Kuliner tradisional khas Ramadan ini sering kali jadi incaran untuk menu utama berbuka puasa ataupun takjil.

Baca juga: Cari Takjil Buka Puasa saat Ramadan? 7 Kuliner Khas Palembang Ini Bisa Jadi Pilihan

Bongko Kopyor, kuliner khas Ramadan (Instagram/ @merinafirlana)

Dilansir dari berbagai sumber, berikut 5 kuliner tradisional yang hanya ada dan bisa dinikmati saat bulan Ramadan.

1. Asida, Maluku Utara

Asida merupakan kuliner tradisional khas Maluku Utara yang hanya ada saat bulan Ramadan.

Penganan khas Maluku ini terbuat dari terigu, gula merah, kapulaga, daun padan, dan kayu manis.

Sajian satu ini terlihat menyerupai dodol, karena kue asida memiliki cita rasa yang manis dan kenyal.

Jika bulan Ramadan tiba, kue asida banyak dijual di sepanjang Pantai Falajawa, Kota Ternate.

Kue ini memiliki bentuk yang bulat berwarna cokelat dan di bagian tengahnya terdapat bulatan berwarna kuning.

Bulatan berwarna kuning tersebut adalah campuran dari gula dan mentega.

Perpaduan gurihnya mentega dan rasa manis dari gula akan terasa cocok sebagai makanan pembuka saat buka puasa.

TONTON JUGA:

2. Sate Susu

Kampung Jawa di Dusun Wanasari, Denpasar, Bali jadi satu tempat di mana sajian sate susu bisa kamu temukan.

Kuliner sate susu khas Bali ini hanya bisa kamu jumpai saat bulan Ramadan tiba.

Sate susu ini berbahan dasar puting-puting susu sapi.

Bagian puting susu sapi dipotong-potong membentuk dadu lalu ditusuk seperti sate, direbus, dan dibumbui.

Bumbu sate susu pun berbeda dengan sate ayam atau kambing, yakni menggunakan bumbu yang berasal dari tepung beras yang dicampur dengan santan.

Rempah-tempah yang digunakan sebagai bumbunya antara lain kencur, cabai merah, cabai rawit, dan bawang putih.

Sate susu juga dilengkapi oleh dua jenis sambal, yakni sambal tomat dan sampal kuah tepung santan yang dikentalkan.

3. Sotong Pangkong

Sotong Pangkong (Istimewa)

Sotong pangkong menjadi kuliner khas Ramadhan di kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.

Kuliner ini banyak ditemui di sepanjang Jalan Merdeka Pontianak, mulai sore hingga malam hari.
Sotong pangkong terbuat dari bahan dasar sotong (cumi) yang kemudian ditambah sambal kacang.

Kuliner ini disebut sotong pangkong karena cara penyajiannya.

Sotong atau cumi yang sudah dikeringkan lalu dipanggang, kemudian dipukul-pukul dengan palu.

Proses memukul-mukul cumi tersebut dalam bahasa Melayu disebut dengan dipangkong.

Sotong yang awalnya berbentuk sempurna, setelah dipukul berubah menjadi pipih dengan serat-serat besar yang dapat dikunyah dengan mudah.

Sotong Pangkong memiliki rasa yang gurih dan mengenyangkan sehingga cocok untuk jadi pilihan berbuka setelah seharian berpuasa.

4. Bangka Kopyor

Bongko kopyor merupakan sajian tradisional khas berbuka puasa bagi masyarakat Gresik, Jawa Timur.

Sajian ini bisa kamu temukan dengan mudah di pinggir jalan raya di sekitar Gresik selama bulan Ramadan.

Di luar Ramadan bongko kopyor termasuk dalam satu makanan yang sulit ditemukan.

Nama bongko kopyor sendiri merupakan kepanjangan dari bubur nangka dan kelapa kopyor.

Sajian ini terbuat dari campuran roti tawar, kelapa muda, pisang, nangka, bubur mutiara, dan siraman santan yang dibungkus daun pisang dan dikukus.

Jika sajian dengan daun pisang biasanya berbentuk agak padat, lain halnya dengan bongko kopyor.

Sajian ini sepintas mirip bubur sumsum dengan tekstur yang lebih encer, agak kenyal dan lembut.

5. Kicak

Kicak (resepdanmasakan.com)

Kicak merupakan jajanan manis khas Kota Yogyakarta yang hanya bisa ditemui saat bulan Ramadan.

Setiap bulan Ramadan tiba, Kampung Kauman disulap menjadi pasar yang sangat ramai oleh pedagang.

Nah, di sini lah kuliner tradisional khas bulan Ramadan, kicak bisa ditemukan dengan mudah.

Rasa kicak yang manis dan legit membuatnya menjadi makanan yang cocok dijadikan sajian berbuka puasa.

Kuliner ini terbuat dari singkong yang diparut, lalu dimasak dan dicampuri bahan-bahan seperti beras ketan, daun pandan dan juga potongan nangka.

Baca juga: 6 Ide Olahan Pisang ini Bikin Buka Puasamu Jadi Semakin Manis, Ada Sate Pisang hingga Nugget Pisang

Baca juga: 5 Dessert Kekinian yang Lagi Hits di Indonesia Ini Enak Buat Menu Buka Puasa

Baca juga: 5 Tradisi Jelang Ramadan di Pulau Jawa, Mulai dari Nyorog di Betawi hingga Dandangan di Kudus

Baca juga: 5 Masjid Terindah di Indonesia untuk Wisata Religi saat Ramadan 2021

Baca juga: 7 Kuliner Lezat di Bali yang Cocok untuk Menu Buka Puasa di Bulan Ramadan