"Untuk saat ini, kami berasumsi bahwa sisa-sisa manusia yang ditemukan itu dapat dikaitkan dengan bekas jembatan yang menuju ke kastil Dubingiai, yang terletak di puncak bukit di tepi Danau Asveja," katanya.
Menemukan sisa-sisa prajurit itu adalah kejutan besar, tetapi yang sama mencengangkannya adalah pengawetan kerangka dan artefak yang luar biasa.
Para penyelam menemukan sepasang sepatu bot kulit dengan taji, sabuk kulit dengan gesper, pedang besi, "dan dua pisau dengan gagang kayu," tulis Pranckėnaitė dalam email.
Sebuah tim arkeolog, antropolog, dan sejarawan di National Museum of Lithuania sekarang bekerja untuk melestarikan dan menafsirkan benda-benda tersebut.
Penemuan dan data ini "benar-benar 'segar' dan masih perlu dianalisis dengan cermat," kata Pranckėnaitė. "Kami berharap untuk 'menceritakan kisah' prajurit ini setidaknya dalam satu tahun."
Baca juga: Ilmuwan Temukan Spesies Primata Baru yang Terancam Punah, Hanya Tersisa 260 Ekor di Dunia
Baca juga: Ilmuwan Temukan Planet Ekstrem, Terdapat Hujan Bebatuan dan Lautan Lahar
Baca juga: Gletser di China Mencair Sangat Cepat, Ilmuwan: Kecepatan Penyusutan Ini Mengejutkan
Baca juga: Ilmuwan Temukan Terumbu Karang Raksasa yang Lebih Tinggi dari Gedung Pencakar Langit
Baca juga: Serangga Ini Tidak Mati Dilindas Mobil, Ilmuwan Sebut Miliki Pelindung Seperti Baju Besi
(TribunTravel.com/Nurul Intaniar)