Mantan Barista Starbucks Ungkap 9 Rahasia Besar Selama Bekerja, Wajib Hafal Semua Resep Minuman

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Barista Starbucks

Toko berlisensi juga dapat kehabisan barang dengan cepat, karena pemilik memesan jumlah persediaan terbatas dan cukup untuk beberapa minggu atau sebulan.

Di sisi lain, perusahaan dapat mengisi inventaris mereka setiap hari dan mendapatkan pengiriman baru tiga atau empat kali seminggu.

Karyawan juga tidak diijinkan untuk mengumpulkan tip di toko berlisensi.

2.  Karyawan bisa mengenakan pakaian sendiri sebagai seragam kerja

Barista Eka Rianti saat memberi penjelasan tentang kopi kepada para customer di kedai Starbucks Indonesia (TribunJakarta/Anisa Kurniasih)

Mantan barista menyebutkan bahwa ketika bekerja di Starbucks, dirinya bisa mengenakan pakaian sendiri sebagai seragam kerja dengan celemek dan label nama.

Warna pakaian yang digunakan pun netral dan sopan.

Sebagai tambahan, Starbucks juga sangat mendukung pewarnaan rambut dan tatto.

3. Wajib mengenakan apron bersih dan tag nama

Starbucks (YouTube)

Meskipun Starbucks santai dalam hal pakaian, namun ketat dalam aturan penggunaan apron bersih dan tag nama.

Jika seorang barista memiliki apron kotor atau lupa mengenakan tag nama, maka akan disuruh pulang dan tidak diijinkan bekerja hari itu.

Halaman
1234