Breaking News:

Viral 3 Paspor Donald Trump 'Dicuri' FBI hingga Tak Bisa Bepergian ke Luar Negeri

Tiga paspor Donald Trump diambil FBI, 2 masih aktif dan 1 sudah kadaluwarsa hingga sebabkan ia tak bisa bepergian ke Inggris.

Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Sinta Agustina
Flickr/Gage Skidmore
Ilustrasi Donald Trump dalam sebuah pertemuan. Donald Trump mengklaim tiga paspornya diambil FBI hingga sebabkan ia tak bisa bepergian ke Inggris. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Donald Trump mengklaim agen FBI 'mencuri' paspornya yang dapat membahayakan perjalanan potensial ke luar negeri.

Tanah milik mantan Presiden Mar-a-Lago di Florida digeledah pada Senin (8/8/2022) sebagai bagian dari penyelidikan Departemen Kehakiman yang sedang berlangsung atas penemuan catatan rahasia Gedung Putih yang ditemukan dari rumah Donald Trump awal tahun ini.

Ilustrasi Donald Trump dalam sebuah pertemuan
Ilustrasi Donald Trump dalam sebuah pertemuan. Donald Trump mengklaim tiga paspornya diambil FBI hingga sebabkan ia tak bisa bepergian ke Inggris. (Flickr/Gage Skidmore)

Arsip Nasional telah meminta departemen untuk menyelidiki setelah mengatakan 15 kotak catatan yang diambil dari perkebunan termasuk catatan rahasia.

Donald Trump menggambarkannya tindakan itu sebagai 'perburuan penyihir'.

Baca juga: Viral Paspor RI Tanpa Kolom Tanda Tangan Ditolak Jerman, Ditjen Imigrasi Buka Suara & Minta Maaf

Dalam sebuah posting di situs media sosialnya, Donald Trump mengumumkan bahwa FBI menyita tiga paspornya - dua di antaranya aktif, satu kedaluwarsa, selama penggeledahan di kediaman pribadinya di Palm Beach pekan lalu, Politico melaporkan.

Sebuah posting di platform Truth Social-nya, Donald Trump menuliskan cuitan: "Wow! Dalam penggerebekan oleh FBI di Mar-a-Lago, mereka mencuri tiga Paspor saya (satu kedaluwarsa), bersama dengan segala sesuatu yang lain."

"Ini adalah serangan terhadap lawan politik pada tingkat yang belum pernah terlihat sebelumnya di Negara kita. Dunia Ketiga!"

Tidak jarang seseorang memiliki dua paspor, terutama mereka yang melakukan banyak perjalanan bisnis terkait pemerintah atau internasional.

Akan tetapi masih belum diketahui secara pasti alasan kenapa ketiga paspor Donald Trump itu diambil.

Beberapa jam setelah dia mengumumkan soal penyitaan, dilaporkan bahwa FBI sudah tidak memegang paspor itu karena telah dikembalikan.

Tak lama setelah itu, juru bicara Donald Trump mengungkapkan melalui sebuah email di mana pejabat pemerintah mengonfirmasi bahwa mereka mengembalikan paspor dan bahwa Trump salah dalam jabatannya: "Dua dari tiga paspor kedaluwarsa, bukan satu."

Ilustrasi paspor untuk traveling ke luar negeri, Senin (2/11/2020).
Ilustrasi paspor untuk traveling ke luar negeri. Donald Trump mengklaim tiga paspornya diambil FBI hingga sebabkan ia tak bisa bepergian ke Inggris. (Pexels/Spencer Davis)

Menurut laporan UNILAD, setelah insiden itu Kantor Donald Trump belum mengumumkan rencana perjalanannya ke Inggris.

Namun, Sunday Mail melaporkan menurut The Times - bahwa dia akan mengunjungi tempat peristirahatan golfnyadi Aberdeen selama seminggu mulai Minggu (21/8/2022) mendatang.

Kunjungan itu akan menjadi perjalanan pertama bagi pria berusia 76 tahun tersebut ke luar Amerika Serikat, sejak meninggalkan kantornya.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved