Breaking News:

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang: Tempat Fitness Boleh Dibuka di 6 Wilayah Ini

(Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, ada beberapa aturan terkait dengan izin dibukanya pusat kebugaran.

David Mark /Pixabay
Ilustrasi berolahraga di pusat kebugaran 

TRIBUNTRAVEL.COM - Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali kembali dilakukan hingga 18 Oktober 2021.

Perpanjangan PPKM ini diikuti dengan pelonggaran aturan.

Satu pelonggaran aturan adalah mengizinkan pusat kebugaran atau fitness center dibuka.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, ada beberapa aturan terkait dengan izin dibukanya pusat kebugaran.

Baca juga: Wisata Setu Babakan di Jakarta Batal Dibuka Selama PPKM Level 3

Ilustrasi seorang wanita berolahraga di fitness center
Ilustrasi seorang wanita berolahraga di fitness center (5132824 /Pixabay)

Baca juga: PPKM DIY Level 3, Wisatawan yang Mau Liburan Harus Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Di mana tempat fitness boleh dibuka dengan kapasitas maksimal 25 persen.

Selain juga harus mematuhi protokol kesehatan secara ketat dan skrining PeduliLindungi.

"Membuka pusat kebugaran/fitnes center dengan kapasitas maksimal 25 persen dengan memberlakukan prokes ketat skrining PeduliLindungi," ujarnya dalam konferensi pers virtual yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (4/10/2021).

Adapun tempat fitness yang diizinkan buka yakni pada wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Solo Raya, Semarang Raya, Yogyakarta, dan Surabaya Raya.

Situasi Pandemi Covid-19 Membaik

Luhut mengatakan, situasi pandemi Covid-19 terus menunjukkan perbaikan selama dua minggu ke belakang.

Kasus konfirmasi nasional turun 98 persen, dan kasus konfirmasi Jawa-Bali juga menunjukkan penurunan hingga 98,7 persen dari puncaknya pada 15 Juli 2021 lalu.

Terdapat 20 kabupaten/kota yang bertahan di PPKM Level 2.

Baca juga: Syarat Naik Pesawat Terbaru Selama PPKM, Berlaku Mulai 21 September - 4 Oktober 2021

Ilustrasi PPKM Darurat.
Ilustrasi PPKM Darurat. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca juga: Syarat Naik Bus Damri Selama Masa Perpanjangan PPKM Jawa-Bali

Lalu, di level 3 dari 84 kabupaten/kota bertambah menjadi 107 kabupaten/kota, karena masih ada wilayah yang belum mencapai target yang telah ditentukan.

Pemerintah juga akan melakukan uji coba pemberlakuan PPKM Level 1 atau new normal untuk Kota Blitar.

"Implementasi uji coba PPKM Level 1 ini diberlakukan karena telah memenuhi syarat indikator WHO dan target cakupan vaksinasi dosis 1 sebesar 70 persen dan dosis 1 lansia sebesar 60 persen,” ucap Luhut.

Koordinator PPKM Jawa-Bali ini menjelaskan, penerapan PPKM Level 1 akan mendekati aktivitas kehidupan masyarakat biasanya.

Selanjutnya, akan dilakukan tindakan surveillance, Testing dan Tracing yang tinggi, dan peningkatan disiplin protokol kesehatan.

Uji coba ini dilaksanakan untuk dapat menjadi contoh bagi kabupaten/kota lainnya.

Luhut berujar, terkendalinya pandemi Covid-19 juga mendorong pemulihan ekonomi dan konsumsi yang cepat.

Berdasarkan data survei yang diperoleh dari indeks nilai belanja di Provinsi Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), telah mendekati kondisi prapandemi.

Baca juga: Aturan Terbaru Perpanjangan PPKM: Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal di 5 Kota Ini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Tempat Fitness Boleh Dibuka di 6 Wilayah: Jabodetabek hingga Solo Raya

Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved