Breaking News:

7 Vaksin Covid-19 yang Diakui WHO, Mana yang Banyak Diterima untuk Perjalanan Internasional?

Semua merek vaksin biasanya akan mendapatkan izin dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelum didistribusikan.

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Sinta Agustina
TRIBUNNEWS/Jeprima
Petugas medis saat menunjukkan vaksin Covid-19 Moderna di Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (9/8/2021). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Tak sedikit negara di dunia yang telah mewajibkan penduduknya untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Merek vaksin yang digunakan masing-masing negara pun beragam.

Di Indonesia misalnya, kebanyakan penduduknya mendapatkan vaksin Sinovac.

Sementara yang lain ada juga yang mendapatkan vaksin AstraZeneca dan Moderna.

Selain tiga merek tersebut, ada beberapa merek vaksin lain yaitu Pfizer-BioNTech, Sinopharm, Sputnik V, Johnson & Johnson, dan lain-lain.

Baca juga: Wisatawan dengan Vaksin Sinovac Bisa Liburan ke 14 Negara Eropa Ini, Mana Saja?

Semua merek vaksin biasanya akan mendapatkan izin dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelum didistribusikan.

Ilustrasi vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Tribun Bali/Rizal Fanany)

Dirangkum TribunTravel dari covid19.trackvaccines.org, berikut 7 merek vaksin Covid-19 yang diakui WHO.

1. AstraZeneca: diterima di 121 negara

2. Pfizer/BioNTech: diterima di 99 negara

3. Moderna: diterima di 72 negara

4. Johnson & Johnson: diterima di 65 negara

5. Sinopharm: diterima di 64 negara

Baca juga: Arab Saudi Buka Perbatasan, Bolehkah Jemaah dengan Vaksin Sinovac Lakukan Ibadah Umrah?

6. Covishield: diterima di 45 negara

7. Sinovac: diterima di 40 negara

Ilustrasi vaksinasi Covid-19
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (pexels.com)

Lalu, vaksin merek manakah yang paling banyak diterima untuk perjalanan internasional?

Dilaporkan Travel Weekly Asia, AstraZeneca saat ini paling banyak digunakan dan diterima di seluruh dunia dalam hal bepergian.

Meskipun vaksin AstraZeneca paling banyak diterima oleh negara di seluruh dunia, banyak negara Uni Eropa tidak menerima Covishield.

Covishield merupakan formula vaksin AstraZeneca yang dibuat oleh Serum Institute of India.

Negara Uni Eropa hanya akan menerima AstraZeneca versi buatan Eropa.

Baca juga: Bukan Sinovac, Inikah Vaksin Covid-19 yang Banyak Diterima untuk Perjalanan Internasional?

Baca juga: Catat! Daftar 45 Negara yang Terima Wisatawan Asing Bervaksin Sinovac

Sementara untuk Sinovac belum mendapatkan lampu hijau dari Badan Pengawas Obat Eropa (EMA).

Sehingga tidak akan diakui secara luas di negara-negara Uni Eropa, dilaporkan schengenvisainfo.com.

(TribunTravel.com/Sinta A.)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved