Breaking News:

Syarat Penerbangan Terbaru Wilayah Jawa-Bali, Penumpang yang Divaksinasi Penuh Bisa Pakai Antigen

Para pelaku perjalanan udara antar kota atau kabupaten di dalam Jawa-Bali kini dapat menunjukkan hasil negatif Antigen.

tribunsolo.com
Suasana rapid test antigen di kompleks Bandara Adi Soemarmo Solo di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Rabu (23/12/2020) 

TRIBUNTRAVEL.COM - Syarat perjalanan udara di wilayah Jawa-Bali kembali mengalami perubahan selama masa perpanjangan PPKM Level 4.

Sebelumnya, syarat perjalanan udara mengacu pada SE Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19.

Sesuai SE tersebut, ada dua syarat utama yang wajib dipenuhi para penumpang pesawat dari dan ke Pulau Jawa-Bali.

Pertama, penumpang pesawat harus menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama.

Baca juga: Layanan Penerbangan AirAsia Indonesia Dihentikan hingga 6 September 2021

Kedua, penumpang harus membawa surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Namun, mulai hari ini, Selasa (10/8/2021), aturan perjalanan udara tersebut mengalami sedikit perubahan.

Ilustrasi penumpang yang melakukan rapid test antigen
Ilustrasi penumpang yang melakukan rapid test antigen (Kompas.COM/MUHAMMAD NAUFAL)

Hal ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Para pelaku perjalanan udara antar kota atau kabupaten di dalam Jawa-Bali kini dapat menunjukkan hasil negatif Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Perlu dicatat, aturan tersebut hanya berlaku khusus bagi penumpang yang sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua.

Baca juga: Terdampak PPKM, Taman Safari Prigen Buka Donasi Pakan Satwa dan Uang

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Simak Syarat Naik KA Lokal dan KA Jarak Jauh

Sedangkan bagi penumpang yang baru memperoleh vaksin doksis pertama, aturan baru tersebut tidak berlaku.

Penumpang dengan vaksin dosis pertama tetap harus menyertakan hasil negatif PCR yang diambil dalam kurun waktu 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Para penumpang, khususnya yang hendak terbang dari dan ke Jawa-Bali, diimbau dapat menyesuaikan dengan aturan baru yang telah ditetapkan.

Baca juga: Mal Boleh Buka saat Perpanjangan PPKM Level 4, Nge-Mal Harus Tunjukkan Kartu Vaksin

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 16 Agustus 2021

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3, dan 2 kembali diperpanjang hingga 16 Agustus.

Sedangkan PPKM di luar Jawa Bali diperpanjang hingga 23 Agustus 2021.

"Atas arahan Bapak Presiden Republik Indonesia, maka PPKM Level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali akan diperpanjang sampai tanggal 16 Agustus 2021," kata Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers, Senin (9/8/2021).

Kali ini, PPKM Level 4, 3, dan 2 di sejumlah wilayah di Indonesia diperpanjang dengan periode berbeda.

Aturan yang berlaku saat PPKM Level 4, 3, dan 2 pun berubah.

Menurut dia, PPKM kembali diperpanjang karena hasil positif dari penerapan PPKM periode sebelumnya.

Luhut memaparkan, tren kasus infeksi Covid-19 di Jawa-Bali mengalami penurunan 59,6 persen dari puncak kasus pada 15 Juli 2021. Selain itu, jumlah keterisian rumah sakit dan kematian akibat Covid-19 di Jawa-Bali juga menurun.

Baca juga: Wisata Dieng Tutup Lagi Imbas Perpanjangan PPKM, Pelaku Wisata Mengeluh

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Tradisi Mubeng Beteng Keraton Yogyakarta Malam 1 Sura Ditiadakan

(TribunTravel.com/Mym)

Baca selengkapnya soal penerbangan di sini.

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved