Breaking News:

Wisata Dieng Tutup Lagi Imbas Perpanjangan PPKM, Pelaku Wisata Mengeluh

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara kembali menutup objek pariwisata, termasuk di dalamnya objek wisata Dieng.

Editor: Sinta Agustina
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Pemerintah Kabupaten Banjarnegara resmi membuka objek wisata Dieng, termasuk Candi Arjuna dan Kawah Sikidang untuk wisatawan umum mulai hari ini, Sabtu (1/8/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah Kabupaten Banjarnegara kembali menutup objek pariwisata, termasuk di dalamnya objek wisata Dieng.

"Mengikuti perpanjangan PPKM," kata Kepala UPTD Objek Wisata Dieng Dinas Pariwisata Kabupaten Banjarnegara, Selasa (3/8/2021).

Dinas Pariwisata pun telah berkirim surat kepada pengelola objek wisata di Kabupaten Banjarnegara terkait kebijakan perpanjangan PPKM itu. 

Baca juga: Fenomena Bun Upas di Dieng Terjadi 5 Kali dalam Sehari, Candi Arjuna Diselimuti Embun Es

Penyemprotan disinfektan di objek wisata Kawah Sikidang Dieng, Banjarnegara.
Penyemprotan disinfektan di objek wisata Kawah Sikidang, Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah. (Tribun Jateng/Khoirul Muzakki)

Ini menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Banjarnegara 443/239/Setda/2021 perihal PPKM Level 3 untuk pengendalian penyebaran Covid 19 di Kabupaten Banjarnegara. 

Baca juga: Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Dieng, Jelajahi Indahnya Savana Pangonan yang Menyejukkan Mata

Sri mengatakan, pihaknya memanfaatkan waktu selama penutupan untuk perawatan objek wisata.  Dengan begitu, ketika dibuka nantinya, objek wisata dalam kondisi siap untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung. 

"Saat ini dimanfaatkan untuk kegiatan pembersihan lingkungan, " katanya.

Pelaku wisata mengeluh

Pengelola agen perjalanan wisata Dieng Sarwo Edi mengatakan, banyak orang menggantungkan mata pencahariannya dari pariwisata. 

 PPKM membawa konsekuensi bagi banyak sektor, termasuk pariwisata.

Seiring perpanjangan PPKM lalu, objek wisata Dieng, mau tidak mau harus menyesuaikan alias ditutup sampai masa PPKM berakhir. 

Baca juga: Video Penampakan Kawah Sileri Dieng setelah Erupsi

Objek wisata Dieng dijadwalkan tutup sampai tanggal 2 Agustus atau bertepatan dengan berakhirnya masa PPKM level 4. 

Wisatawan di Candi Arjuna, Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (13/11/2016).
Wisatawan di Candi Arjuna, Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (13/11/2016). (TRIBUNTRAVEL.COM/SINTA AGUSTINA)

"Adanya perpanjangan PPKM membuat pelaku wisata ketar-ketir. Padahal, dampak penutupan objek wisata tak bisa disepelekan. Saat objek wisata ditutup, perekonomian mereka lumpuh. Mereka ada sopir, kenek, guide, pedagang, pengelola wisata, toko oleh-oleh, rumah makan, semua kena dampaknya," katanya, Senin (2/8/2021).

Sarwo mengatakan, seiring dengan munculnya kebijakan PPKM, banyak rombongan wisatawan yang membatalkan rencana perjalanannya ke Dieng. 

Baca juga: Tak Cuma Dieng, Puncak Bogor juga Punya Wisata Telaga Warna yang Menakjubkan

Kurang lebih 1.500 orang yang menggunakan jasa agennya memutuskan membatalkan atau menunda rencana berwisata ke Dieng karena objek wisata ditutup.

Ini belum di agen biro perjalanan lain yang jumlahnya cukup banyak. 

Karena itu, ia berharap PPKM tidak diperpanjang lagi dan objek wisata Dieng bisa segera dibuka. 

"Ini sudah mulai banyak wisatawan yang tanya lagi mau ke Dieng," katanya.

Sarwo menilai, tidak ada hubungannya pembukaan pariwisata dengan peningkatan jumlah kasus Covid 19.

Toh selama ini ia belum pernah mendengar ada klaster Covid 19 dari sektor wisata, khususnya Dieng. 

Baca juga: Tempat Wisata di Dieng Ramai Dikunjungi Wisatawan Jelang Bulan Suci Ramadan

Ia beramsumsi, masyarakat yang memutuskan pergi berwisata pastinya dalam kondisi sehat. 

"Kalau sakit gak mungkin berwisata, pasti di rumah," katanya.

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Objek Wisata Dieng Ditutup Lagi, Perpanjangan PPKM dan Pelaku Wisata di Dieng Mengeluhkan Perpanjangan PPKM, Sebut Ekonomi Warga Lumpuh.

Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved