Breaking News:

Ingin Pergi ke Tempat Vaksinasi Naik Transjakarta? Tak Perlu Tunjukkan STRP, Coba Cara Ini

Ternyata ada kebijakan tambahan bagi penumpang yang hendak menuju tempat vaksinasi selama masa PPKM Darurat.

Instagram/ @pt_transjakarta
Ilustrasi bus TransJakarta 

TRIBUNTRAVEL- Mulai 12 Juli 2021, Transjakarta mengeluarkan kebijakan baru bagi penumpang selama masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Penumpang yang ingin naik Transjakarta, harus membawa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Jika tidak ada, penumpang bisa menggantinya dengan surat keterangan dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat dan surat dari pimpinan instansi (minimal eselon dua untuk pemerintahan, pimpinan perusahaan atau yang termasuk sektor esensial dan kritikal).

Penerapan syarat penumpang Transjakarta di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2021.

Baca juga: Cara Naik TransJakarta ke Taman Margasatwa Ragunan, Simak Rutenya

Ilustrasi bus TransJakarta yang beroperasi
Ilustrasi bus TransJakarta yang beroperasi (Instagram/ @mohammadriyadi_)

Baca juga: Nepal van Java Magelang Tutup Selama PPKM Darurat, Manfaatkan Waktu untuk Perbaikan Fasilitas Wisata

Yaitu tentang perubahan atas SE Menhub Nomor 43 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Darat pada Masa Pandemi COVID-19

“Untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kesehatan (Nakes) bisa menggunakan ID Card. Namun, bagi
masyarakat dan pegawai swasta yang tidak bisa menunjukkan salah satu dari surat di atas, maka tidak
diperkenankan untuk menggunakan layanan Transjakarta,” ujar Direktur Operasional PT Transjakarta, Prasetia Budi di Jakarta, Minggu (11/7/2021).

Jika tidak memenuhi syarat ini penumpang dilarang naik Transjakarta.

“Setiap pelanggan akan diperiksa oleh petugas kami. Jika surat dinyatakan sesuai syarat, maka bisa langsung melakukan Tap in dan memasuki area halte dan melanjutkan perjalanan. Namun sebaliknya apabila
pelanggan tidak memiliki surat keterangan, pelanggan tersebut diminta untuk meninggalkan halte dan kembali lagi dengan membawa serta semua persyaratan,” terangnya.

Selanjutnya untuk layanan Non Bus Rapid Transit atau Non BRT dan Mikrotrans, pengecekan akan dilakukan pada titik-titik masuk ke area penyekatan.

Di samping itu, petugas dan pramudi angkutan kecil akan terus mengingatkan kepada pelanggan yang ingin melanjutkan perjalanan menggunakan layanan BRT dan area penyekatan untuk menunjukan STRP sesuai ketentuan.

Baca juga: Syarat Terbang Penumpang Garuda Indonesia Tujuan Manado, Pontianak, dan Makasar Selama PPKM Darurat

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved