Breaking News:

Nepal van Java Magelang Tutup Selama PPKM Darurat, Manfaatkan Waktu untuk Perbaikan Fasilitas Wisata

Kondisi tersebut, dimanfaatkan oleh satu di antara destinasi wisata Nepal van Java untuk berbenah dan memperbaiki fasilitas penunjang.

Editor: Sinta Agustina
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Keindahan Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang yang kerap disandingkan dengan indahnya Nepal dan deretan pegunungan Himalayanya. Foto diambil pada bulan November 2019 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kebijakan PPKM Darurat berlaku di sejumlah kota dan kabupaten di Jawa dan Bali.

Termasuk Kabupaten Magelang di Jawa Tengah.

Oleh sebab itu, seluruh tempat wisata di Kabupaten Magelang terpaksa harus tutup sementara mulai 3 Juli hingga 20 Juli mendatang.

Kondisi tersebut, dimanfaatkan oleh satu di antara destinasi wisata Nepal van Java, Dusun Butuh, Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah untuk berbenah dan memperbaiki fasilitas penunjang.

Penanggungjawab serta pengelola wisata Nepal van Java, Lilik Setyawan mengatakan, selama penutupan sementara PPKM Darurat beberapa fasilitas ditambah untuk memberikan kenyaman pada pengunjung.

Baca juga: 6 Tempat Makan Kupat Tahu di Magelang, Tahu Pojok Jadi Langganan SBY dan Keluarga

"Betul, saat ini untuk memanfaatkan waktu selama tidak ada kunjungan. Kami buat beberapa spot hiburan seperti  Gunungan Wayang yang akan menjadi tempat menampilkan identitas Dusun Butuh yang berada di Lereng Gunung Sumbing serta spot hiburan lainnya," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Senin (12/07/2021).

Pemandangan Gunung Sumbing dari Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kaliangkrik, Magelang.
Pemandangan Gunung Sumbing dari Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kaliangkrik, Magelang. (Tribun Jogja/Rendika Ferri Kurniawan)

Selama ini, tambahnya, destinasi wisata Nepal van Java hanya dikenal sebagai tempat wisata yang menawarkan keindahan pemandangan alamnya.

Padahal lebih dari situ, budaya dan kearifan lokal para penduduknya juga tidak kalah menarik.

Baca juga: 6 Kuliner Legendaris di Magelang yang Terkenal Enak, Ada yang Jadi Langganan Keluarga SBY

"Kami ingin menawarkan persona baru tanpa menghilang ciri khas dari Nepal van Java itu sendiri. Sehingga, dengan mengkolaborasikan wisata alam dengan budaya diharapkan akan lebih melekat di hati para wisawatan," terangnya.

Sementara itu, di sisi lain pihaknya juga punya harapan  besar atas kebijakan PPKM Darurat bisa berhasil memutus mata rantai Covid-19.

Karena, tak sedikit dari para warga yang berada di sekitar lokasi wisata Nepal van Java menggantungkan hidupnya pada wisatawan.

"Harapan kami secara umum saja, kebijakan ini bisa berhasil membuat angka Covid-19 mereda. Agar situasi bisa normal kembali dan aktivitas bisa berjalan seperti sedia kala," urainya.

Baca juga: Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional Ketep Pass, Spot untuk Lihat Gunung Merapi di Magelang

Sebelumnya, wisata Nepal van Java ditutup sementara mulai Selasa (29/6/2021).

Penutupan Nepal van Java dilakukan berdasarkan Surat Edaran Disparpora Kabupaten Magelang No 556/477/19/2021).

Baca juga: Serunya Berkendara Jip Mendaki Gunung Telomoyo di Kabupaten Magelang, Tarifnya Rp 300 Ribu

Nepal van Java ditutup sementara menyusul adanya peningkatan kasus positif Covid-19 dan masuknya Kabupaten Magelang dalam zona merah.

Hal ini disampaikan pengelola Nepal van Java dalam akun Instagram @nepal_van_java.

Nepal van Java ditutup sementara mulai tanggal 29 Juni 2021 sampai dengan perbaikan status pada Resiko Epidemologi Covid-19.

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Tutup Selama PPKM Darurat , Wisata Nepal van Java Manfaatkan untuk Perbaikan Fasilitas.

Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved