Breaking News:

Ikuti Arahan PPKM Darurat, PT KAI Minta Penumpang untuk Perketat Protokol Kesehatan

Semua penumpang KAI diimbau untuk memperketat protokol kesehatan selama masa PPKM Darurat berlangsung.

Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Sinta Agustina
Instagram.com/@keretaapikita
Ilustrasi penumpang kereta api jaga jarak dan pakai masker. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat rencananya akan diberlakukan mulai besok, Sabtu (3/6/2021).

Sehubungan dengan aturan baru yang diumumkan Presiden Jokowi tersebut, PT Kereta Api Indonesia bersedia untuk mengikuti arahan PPKM Darurat.

PT KAI masih menunggu detail ketentuan operasional dan aturan perjalanan KA dari Satgas Penanganan Covid-19 dan Kementerian Perhubungan saat pemberlakuan PPKM Darurat pada 3 sampai 20 Juli 2021.

“KAI selaku operator Kereta Api tentu akan mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 yang tengah meningkat termasuk dengan menerapkan PPKM Darurat,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus.

“Akan terdapat penyesuaian dalam hal pengoperasian Kereta Api, baik KA Jarak Jauh maupun KA Lokal. Jika berdampak terhadap pembatalan perjalanan KA, maka bea tiket akan kami kembalikan 100%,” kata Joni.

Baca juga: Terbaru! Syarat Penerbangan Periode PPKM Darurat, Traveler Harus Bawa Kartu Vaksin

Penumpang PT KAI mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker selama perjalanan
Penumpang PT KAI mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker selama perjalanan (Dok. kai.id)

Disampaikan lewat situs resmi PT KAI, Joni mengatakan bahwa KAI mendukung semua langkah yang diambil pemerintah demi kebaikan bersama.

PT KAI juga akan segera mengumumkan syarat terbaru untuk seluruh perjalanan KA di masa PPKM Darurat.

Sebelum PPKM Darurat berlangsung, PT KAI juga mengimbau seluruh penumpang KA untuk mematuhi protokol kesehatan.

Lalu apabila PPKM Darurat mulai berlaku, semua masyarakat diminta untuk mengurangi aktivitasnya, tetap di rumah, dan hanya keluar rumah atau bepergian untuk hal-hal yang penting dan sesuai persyaratan yang telah ditetapkan.

"KAI mengimbau masyarakat agar mematuhi arahan pemerintah tersebut. tujuannya agar lonjakan kasus Covid-19 yang sedang terjadi saat ini dapat kita hentikan," ujar Joni.

Akan tetapi jika memang terpaksa ada yang harus bepergian naik kereta api, KAI menyarankan masyarakat untuk menggunakan kereta api di luar jam sibuk.

Baca juga: Mulai 3 Juli, Seluruh Tempat Wisata di Gunungkidul Tutup saat PPKM Darurat

Baca juga: PPKM Darurat, Wisata Pantai di Bantul Akan Tutup

Disampaikan melalui rilis resmi PT KAI, calon penumpang diimbau untuk rutin mencuci tangan dengan sabun pada titik-titik yang sudah disediakan, mematuhi titik antrean, dan selalu menjaga jarak dengan pelanggan lainnya.

Bahkan aturan terbaru kini harus memakai masker dua lapis dan menggantinya setiap 4 jam sekali untuk melindungi diri dari penularan Covid-19.

Joni menambahkan, seluruh layanan KAI Group akan tegas menerapkan aturan protokol kesehatan pada masa PPKM Darurat yang telah ditetapkan oleh Mendagri dan Kementerian Perhubungan RI.

"KAI akan dibantu Aparat TNI & Polri dalam penegakan aturan selama PPKM Darurat," ujar Joni.

Pada masa PPKM Darurat, akan terdapat penyesuaian persyaratan menggunakan KA dan pengoperasian perjalanan KA.

"Berbagai perubahan tersebut akan segera kami infokan ke masyarakat setelah semua selesai dibahas bersama para stakeholder," tutup Joni.

(TribunTravel.com/Nurul Intaniar)

Informasi seputar PPKM Darurat

Baca juga: PPKM Darurat Mulai 3 Juli, Bagaimana Syarat Naik Kereta Jarak Jauh dari Jakarta?

Baca juga: Syarat Melakukan Perjalanan Domestik Selama PPKM Darurat dari Kereta Api hingga Pesawat Terbang

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved