Breaking News:

Mulai 3 Juli, Seluruh Tempat Wisata di Gunungkidul Tutup saat PPKM Darurat

Selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, seluruh destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul akan menutup operasionalnya.

Editor: Sinta Agustina
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Suasana Pantai Kukup, Tanjungsari, Gunungkidul saat hari pertama pelaksanaan Tahap Uji Coba, Rabu (26/06/2020) lalu 

TRIBUNTRAVEL.COM - Selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, seluruh destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul akan menutup operasionalnya.

Kebijakan itu resmi diberlakukan mulai 3 Juli mendatang.

Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Harry Sukmono pada Kamis (01/07/2021) sore.

"Sesuai penerapan PPKM Darurat, maka untuk obyek wisata (Gunungkidul) akan tutup sementara pada 3-20 Juli 2021," kata Harry melalui pesan singkat.

Adapun pesan ini juga diteruskan pada seluruh mitra, kelompok sadar wisata (pokdarwis), hingga pengelola wisata.

Mereka pun diminta segera melaksanakan kebijakan tersebut.

Suasana HeHa Sky View di Patuk, Gunungkidul setelah kembali beroperasi, Rabu (17/06/2020)
Suasana HeHa Sky View di Patuk, Gunungkidul setelah kembali beroperasi, Rabu (17/06/2020) (Tribunjogja/Alexander Ermando)

Harry menyatakan kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh destinasi wisata tanpa terkecuali.

Para petugas pun diminta untuk berjaga di pintu masuk wisata selama masa penutupan.

Baca juga: Terbaru! Syarat Penerbangan Periode PPKM Darurat, Traveler Harus Bawa Kartu Vaksin

"Petugas yang selama ini jaga di pos retribusi tetap bersiaga untuk menghalau pengunjung yang datang," ujarnya.

Menurut Harry, keputusan tersebut mengacu pada kebijakan pemerintah pusat.

Adapun nantinya kebijakan tersebut diperkuat dengan keputusan dari Pemkab Gunungkidul.

Gunungkidul sendiri tidak termasuk dalam wilayah yang diwajibkan melaksanakan PPKM Darurat.

Keputusam diambil lebih karena mempertimbangkan situasi pandemi saat ini.

"Yang jelas ini untuk kebaikan bersama agar pengendalian Covid-19 bisa lebih maksimal," jelas Harry.

Baca juga: Susan Spa & Resort, Penginapan Instagenic di Bandungan Semarang yang Tawarkan Pemandangan Memesona

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved