Breaking News:

Larangan Mudik 2021, Masuk Kota Solo Wajib Bawa SIKM dan Hasil Negatif Rapid Test Antigen Covid-19

Selama masa larangan mudik 2021, setiap orang yang masuk Kota Solo diwajibkan membawa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan hasil negatif RT-Antigen.

KOMPAS/ERWIN EDHI PRASETYA
Calon penumpang berjalan menuju tempat pemberangkatan bus di Terminal Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah, Jumat (21/10). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Selama masa larangan mudik 2021, setiap orang yang masuk Kota Solo diwajibkan membawa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan hasil negatif Rapid Test Antigen atau PCR Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

Ade menyebutkan, bagi yang tidak bisa menunjukkan surat hasil Rapid Test Antigen maupun PCR, maka akan dilakukan tes di Pos Skrining Tracing, Testing dan Treatment (3T).

Baca juga: Gibran Rakabuming Tegaskan Warga Luar Solo Raya Tak Boleh Wisata ke Solo 6-17 Mei

"Untuk pemudik, aturannya jelas. Hasil nonreaktif akan kita karantina selama 5 hari di lokasi yang sudah ditentukan, untuk yang positif di Donohudan," jelasnya, Kamis (6/5/2021) dilansir dari Tribun Jateng.

Menurutnya, bila ada pemudik yang lolos dan sudah di rumah akan dijemput Satgas Jogo Tonggo.

"Kalau ada yang menolak, akan kita proses sesuai dengan aturan yang berlaku. Pos akan kita fungsikan full selama 24 jam," ungkapnya.

Ruang tunggu KA Bandara Adi Soemarmo Solo melalui Sky Bridge yang menghubungkan Terminal Tirtonadi dan Stasiun Solo Balapan.
Ruang tunggu KA Bandara Adi Soemarmo Solo melalui Sky Bridge yang menghubungkan Terminal Tirtonadi dan Stasiun Solo Balapan. (TribunSolo.com/Adi Surya)

Ade menjelaskan, fungsi pos selain untuk proses skrining, juga untuk menghalau masyarakat luar Kota Solo yang akan masuk untuk takbir keliling.

Sebab, ungkap Ade, sudah disepakati tidak ada takbir keliling di Kota Bengawan meski itu hanya tingkat kampung.

"Untuk salat Ied, dilaksanakan di masjid lingkungan, bukan di tempat terbuka, jalan, lapangam, maupun fasilitas publik," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga menerjunkan lima Tim Pengurai Kerumunan (TPK) juga akan disebar di pusat perbelanjaan, sekaligus patroli di titik-titik rawan gangguan Kamtibmas dan intoleransi.

Baca juga: Tangis Sopir Bus di Solo, Penumpang Sepi Imbas Larangan Mudik Lebaran

Baca juga: Gelar Operasi Candi 2021, Kapolresta Solo Ungkap 3 Fase Larangan Mudik Lebaran dan Konsekuensinya

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved