Breaking News:

Jangan Pernah Gunakan Surat Hasil Tes Covid-19 Palsu, Ini Ancaman Penjara yang Siap Jerat Pengguna

Bagi kamu nekat menggunakan surat hasil tes Covid-19 palsu, siap-siap terjerat hukum.

Editor: Ambar Purwaningrum
Flickr.com/ Senado Federal
Calon penumpang pesawat yang sedang menjalani Tes PCR. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bagi traveler yang ingin melakukan perjalanan keluar kota naik pesawat terbang atau kereta api sebaiknya tidak melakukan hal yang akan membuatmu masuk jeruji besi,

Satu di antaranya menggunakan surat hasil tes Covid-19 palsu,

Bagi kamu nekat menggunakan surat hasil tes Covid-19 palsu, siap-siap terjerat hukum.

Sebagaimana dilansir laman Covid19.go.id, menggunakan surat hasil tes Covid-19 palsu itu dikategorikan tindakan kriminal, dan pelakunya diancam dengan Pasal 268 ayat 2 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Ancaman hukumannya adalah maksimal 4 tahun penjara. Hal itu diutarakan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito.

"Dengan ancaman pidana kurungan selama 4 tahun, baik yang membuat ataupun menggunakannya," kata Wiku menekankan, saat menjawab pertanyaan media, dalam agenda keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Kamis (21/1).

Nah lho, pemalsu surat dokumen bepergian itu diancam Ayat 1 di pasal yang sama.

Hand sanitizer dan papan petunjuk menuju tempat validasi dokumen bepergian di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.
Hand sanitizer dan papan petunjuk menuju tempat validasi dokumen bepergian di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. (Warta Kota/AC Pingkan)

Dengan kata lain, pelaku perjalanan itu sebenarnya rugi dua kali. Sudah keluar uang untuk membeli dokumen palsu, ditambah pula hukuman penjara yang waktunya mungkin sama dengan orang yang menangguk keuntungan dari tindak pemalsuan itu.

Verifikasi 2 kali

Mungkin beberapa orang akan mencibir dan berkata, "Ah, itu kan kalau ketahuan."

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved