Breaking News:

Viral di Medsos, Turis Asing Ini Nekat Ajak WNA Tinggal di Bali saat Pandemi dan Langgar Aturan Visa

Turis wanita asal Amerika Serikat nekat mengajak WNA untuk tinggal di Bali saat pandemi Covid-19 dan melanggar aturan visa.

Editor: Nurul Intaniar
Gigih Prayitno
Pura Taman Saraswati, Ubud, Gianyar, Bali. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Baru-baru ini media sosial sedang ramai dibicarakan tentang kelakuan buruk turis yang memasuki Indonesia.

Turis asal Amerika Serikat ini nekat mengajak warga negara asing (WNA) untuk tinggal di Bali saat pandemi COVID-19, bahkan turis itu juga melanggar aturan visa.

Sebagai hukumannya, wisatawan mancanegara (wisman) bernama Kristen Antoinette Gray asal Amerika Serikat (AS) akan dideportasi selama enam bulan karena melanggar aturan visa yang digunakan untuk memasuki Indonesia.

“Visanya itu kunjungan B211, itu sponsor perorangan. Sebenarnya itu hanya untuk berlibur di Indonesia,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Wilayah Bali, Jamaruli Manihuruk, dalam konferensi pers virtual di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Selasa (19/1/2021).

Berdasarkan pemaparannya, Gray yang tinggal di Bali bersama pasangannya tiba di Indonesia dan memasuki Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 21 Januari 2020 pukul 23:04:54 WITA.

Pasangan tersebut masuk menggunakan Visa Kunjungan Satu Kali Perjalanan (B211A).

Baca juga: Jumlah Kunjungan TN di Thailand Dibatasi Akibat Turis Positif Covid-19

Menurut informasi dalam Imigrasi.go.id, Visa B211A ditujukan bagi WNA yang hendak melakukan serangkaian kegiatan.

Daftar kegiatan yang dapat dilakukan adalah wisata, keluarga, sosial, seni dan budaya, tugas pemerintahan, olahraga yang tidak bersifat komersial, serta studi banding, kursus singkat, dan pelatihan singkat.

Kemudian melakukan pembicaraan bisnis, melakukan barang, memberikan ceramah atau mengikuti seminar, mengikuti pameran internasional, mengikuti rapat yang diadakan dengan kantor pusat atau perwakilan di Indonesia, meneruskan perjalanan ke negara lain, dan bergabung dengan alat angkut yang berada di wilayah Indonesia.

Ilustrasi wisatawan sedang liburan di Monkey Forest Ubud, Bali.
Ilustrasi wisatawan sedang liburan di Monkey Forest Ubud, Bali. (Flickr/ Jnzl's Photos)

Tidak melewati batas tinggal, tapi...

Setelah berbulan-bulan menetap di Bali, Gray dan pasangannya melakukan perpanjangan Izin Tinggal pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar pada 22 Desember 2020 yang berlaku sampai Minggu (24/1/2021).

Meski begitu, Gray menyalahgunakan visanya untuk melakukan bisnis.

Sebab, dia menjual e-book seharga 30 dollar AS atau Rp 422.161 dan jasa konsultasi seharga 50 dollar AS selama 45 menit atau Rp 703.602.

Bisnis yang dilakukan Gray melanggar Pasal 122 huruf a Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved