TRIBUNTRAVEL.COM - Momen libur panjang akhir Oktober 2020 ini terasa istimewa.
Pasalnya, pada saat yang sama bunga Amarilis ikonik dari Kapanewon Patuk, Gunungkidul mulai bermekaran.
Wisatawan pun berbondong-bondong datang melihat tanaman yang mekar setahun sekali itu.
Kendati begitu, mekarnya Amarilis tahun ini juga berlangsung saat pandemi Covid-19 masih menerpa.
Alhasil, tingkat kunjungan pun turut terdampak.
"Kalau dibanding tahun lalu, tingkat kunjungan wisatawan jelas ada penurunan drastis," ungkap Sukadi selaku pengelola sekaligus pemilik kebun bunga Amarilis, Jumat (30/10/2020) sore.
Ia mengungkapkan, sejak pintu kunjungan dibuka pada Senin (26/10/2020) lalu hingga hari ini, tercatat ada sekitar 4.000-5.000 wisatawan.
Kebanyakan di antaranya berasal dari wilayah yang dekat dengan DI Yogyakarta.
Kondisi ini jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Sebab, biasanya wisatawan dari luar Jawa pun turut berdatangan.
Sukadi menyebut ada pula wisatawan dari luar negeri.
"Biasanya yang dari luar negeri kebanyakan dari Malaysia, kalau dilihat dari bahasa bicaranya," ungkapnya.
Mengingat masih dalam situasi pandemi, Sukadi mengatakan aktivitas pengunjung selama di kebun bunga dipantau ketat.
Ia bahkan menyebut keputusan membuka kunjungan dilakukan pasca mendapat rekomendasi dari pemerintah Kapanewon Patuk.

Salah satu upaya pemantauan adalah dengan menerjunkan Linmas.
Mereka akan mengatur pengunjung agar tidak berkerumun di satu tempat dalam jumlah banyak.
"Pihak keamanan desa juga dilibatkan. Apalagi kunjungan makin meningkat saat hari pertama libur kemarin," kata Sukadi.
Para pengunjung dikenakan biaya Rp 10 ribu untuk bisa masuk ke Taman Amarilis.
Masa menikmati cerahnya bunga itu tergolong singkat, pasalnya Sukadi memperkirakan Amarilis hanya akan mekar hingga minggu depan.
Euforia mekarnya Amarilis sempat membuat lalu lintas di Jalan Yogya-Wonosari padat merayap.
Namun hal itu tak mengurangi minat wisatawan untuk tetap datang ke situ.
Desi adalah salah satu wisatawan yang datang jauh dari Bandung, Jawa Barat.
Bersama keluarganya, ia sengaja datang untuk menuntaskan rasa penasaran akan bunga Amarilis.
"Tahunya pertama dari media sosial, begitu lihat langsung ternyata memang cantik sekali," kata ibu rumah tangga ini. (alx)
Baca juga: Truk Berisi Rombongan Pendaki Gunung Lawu Terguling saat Menuju Pos Candi Cetho
Baca juga: Kenali Beragam Jenis Kecap dari Berbagai Negara di Asia
Baca juga: Harga Tiket Masuk Asia Farm, Tempat Wisata di Pekanbaru untuk Liburan Bersama Keluarga
Baca juga: 5 Kuliner Malam di Kota Batu yang Tak Boleh Dilewatkan, Ada Ketan Legenda hingga BBQ di Tungku
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Mekar Saat Pandemi, Wisatawan Tetap Antusias Kunjungi Wisata Amarilis di Patuk Gunungkidul