Breaking News:

Sengaja Masukkan Pisau Cukur ke Adonan Pizza di Supermarket, Pria Ini Ditahan Polisi

Pihak berwenang telah menahan seorang pria setelah dia diduga memasukkan pisau cukur ke dalam adonan pizza yang ditujukan untuk pembeli di supermarket

VideoBlocks
Ilustrasi - Adonan pizza. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pihak berwenang menahan seorang pria setelah dia diduga memasukkan pisau cukur ke dalam adonan pizza yang ditujukan untuk pembeli di supermarket.

Nicholas Mitchell (38) sedang dicari oleh polisi setelah seorang pelanggan di sebuah supermarkert Maine melaprokan menemukan pisau cukur di dalam adonan pizza yang dibelinya.

Melansir laman Foxnews.com, Selasa (13/10/2020), pelanggan tersebut membeli adonan pizza Portland Pie yang telah dikemas di Supermarket Hannaford.

Polisi mengatakan Mitchell adalah mantan karyawan di sebuah perusahaan yang memproduksi pasokan untuk Portland Pie.

Baca juga: Replika Kapal Titanic yang Diberi Nama Titanic II Dijadwalkan Berlayar Pada 2022

Pada Minggu, Departemen Kepolisian Saco mengumumkan melalui Facebook, departemen terdekat di New Hampshire telah menahan Mitchell sehubungan dengan laporan tersebut.

"Seorang pelanggan telah membeli adonan pizza Pie Portland dan menemukan pisau cukur di dalam adonan. Tinjauan dari rekaman kamera pengawas supermarket memperlihatkan seseorang merusak beberapa kemasan adonan Pizza Pie Portland," tulis polisi dalam postingan sebelumnya.

Menurut Departemen Kepolisian, Mitchell adalah mantan karyawan It'll Be Pizza, sebuah perusahaan yang memproduksi berbagai macam adonan pizza di daerah Maine.

Di mana itu adalah perusahaan yang sama yang membuat adonan yang dirusak oleh Mitchell.

Menanggapi insiden tersebut, Hannaford's telah mengeluarkan penarikan kembali produk Portland Pie.

"Supermarket Hannaford telah mengeluarkan penarikan kembali untuk semua adonan segar keju Portland Pie, dan yang dijual didepartemen deli," kata perusahaan tersebut dalam pernyataan.

Tonton juga:

"Setelah apa yang diyakini sebagai insiden gangguan berbahaya lebih lanjut yang melibatkan benda logam yang dimasukkan ke dalam produk Portland Pie, Hannaford telah menghapus semua produk tersebut dari rak toko dan menghentikan pengisian ulang produk tanpa batas waktu," isi pernyataan.

Pernyataan tersebut berlanjut, menjelaskan bahwa pelanggan yang membeli produk apa pun antara 1 Agustus dan 11 Oktober 2020 tidak boleh mengonsumsinya, melainkan mengembalikannya untuk mendapatkan pengembalian uang penuh.

Baca juga: 7 Fakta Ilmiah yang Membuktikan Bahwa Traveling Baik Untuk Kesehatan

Baca juga: Selama Pandemi Covid-19, Apa yang Akan Terjadi di Antartika?

Baca juga: Seorang Turis Keluhkan Puluhan Orang Berkelahi di Restoran Keluarga

Baca juga: Bangunan Bersejarah, Roosevelt Hotel akan Menutup Hotelnya Secara Permanen Akibat Pandemi Covid-19

Baca juga: Operasional TransJakarta Dihentikan Sementara Siang Ini

(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)

Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved