PSBB Tegal Tahap II Selesai, Warga Diimbau Tetap Waspada

Pembatasan Sosial Berskala Besar Tahap II di Kota Tegal resmi selesai, pada Kamis (21/5/2020).

jateng.go.id
Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Kota Tegal, di Ruang Adipura Sekretariat Daerah Kota Tegal, Rabu (20/5/2020) siang. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap II di Kota Tegal resmi selesai pada Kamis (21/5/2020).

Meski PSBB Tegal selesai, warga diimbau untuk tetap waspada dan displin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono di mana selama masa pemulihan ekonomi di Kota Tegal, seluruh lapisan masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Harus lebih ketat, protokol kesehatannya, terutama di tempat-tempat keramaian, kita harus waspada,” ujar Dedy saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Kota Tegal, di Ruang Adipura Sekretariat Daerah Kota Tegal, Rabu (20/5/2020) siang, dalam keterangan resmi.

Efektif Tekan Kasus Covid-19, Pemkot Tegal Berencana Perpanjang Masa PSBB

Jalanan Kota Tegal yang ditutupi pagar beton selama pembatasan akses keluar masuk.
Jalanan Kota Tegal yang ditutupi pagar beton selama pembatasan akses keluar masuk. (Instagram/@esaadhyatama22)

Selain itu, wali kota berencana memberikan penghargaan untuk para tenaga medis yang telah berjuang menangani Covid-19.

“Saya minta nanti ada penghargaan untuk tenaga medis, piagam tenaga medis yang sampai sekarang dengan pengabdiannya. Nanti diberikan penghargaan kepada tenaga medis kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dedy meminta jajarannya untuk melakukan pembelian alat pelindung diri (APD) secara bertahap, dan hemat.

Pastikan barang yang penting tersedia, dengan bahan berkualitas standar internasional, dan harganya standar dan wajar.

Pasalnya, anggaran belanja alat-alat kesehatan relatif terbatas.

Tonton juga:

“Yang penting (belinya) bertahap, bertahap karena itu penting bagi rumah sakit. (Mari) lebih hemat. Kita harus ngasih contoh (karena) pembiayaan kita itu sedikit. Beban kita berapa, misal seribu kalau sudah dipakai delapan ratus, kita baru beli lagi. Dipres saja sehemat mungkin,” ujar Dedy.

Dedy juga mengajak semua pihak untuk selalu menjaga diri, memperhatikan protokol kesehatan.

“Meski belum ada vaksinnya, kita harus percaya bahwa Allah SWT bila berkehendak, maka selesailah virus Corona ini,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tetap fokus pada upaya penanggulangan dampak pandemi Covid-19.

“Kami memohon semua OPD tetap fokus terhadap apa yang telah kita sepakati bersama, tentang pemulihan bisnis. Kita meminta kepada pemerintah di sekitar Kota Tegal untuk bersama menjaga koordinasi bersama,” ujar Jumadi.

Dampak PSBB Tegal, KA Kamandaka Berhenti Beroperasi Mulai Hari Ini

Ada Kupat Glabed hingga Kemronyos, Ini 7 Kuliner Khas Tegal untuk Menu Buka Puasa

PSBB Jakarta Diperpanjang, Ini Larangan Bagi Penyelenggara Transportasi Darat

Pemprov DKI Jakarta Resmi Perpanjang Masa PSBB hingga 4 Juni 2020

Rute Terbaru TransJakarta Selama PSBB di Jakarta, Berlaku Mulai 16 Mei 2020

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved