Breaking News:

Cegah Covid-19, Wisatawan yang Liburan ke Inggris Harus Dikarantina Selama 14 Hari

Pemerintah Inggris mengumumkan pada Minggu (10/5/2020) tentang kebijakan karantina bagi wisatawan yang liburan ke sana.

unsplash.com/@artifactflash
Kota London, Inggris 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah Inggris mengumumkan kebijakan karantina bagi wisatawan yang liburan ke sana.

Informasi tersebut diumumkan sejak Minggu (10/5/2020) lalu dan akan diberlakukan mulai awal Juni 2020.

Kebijakan itu akan berlaku bagi semua turis mancanegara yang memasuki Inggris untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

Menurut Transport Secretary, Grant Shapps, aturan ketat itu akan diterapkan awal bulan depan dengan alur karantina yang masih belum di rilis.

Perdana Menteri, Boris Johnson mengatakan jika siapa saja (wisatawan mancanegara) yang terbang memasuki Inggris akan dikarantina selama 14 hari untuk memastikan mereka tidak tertular virus corona.

Potret kota London, ilustrasi pertama kali liburan ke Inggris
Potret kota London, ilustrasi pertama kali liburan ke Inggris (Visit London)

Sedangkan bagi mereka yang melanggar aturan karantina akan dikenakan denda 1.000 Poundsterling.

Orang Inggris Banyak Konsumsi Buah dan Sayur Selama Pandemi Covid-19

Namun wisatawan yang telah selesai menjalani masa karantina selama 14 hari, mereka diizinkan untuk berbaur dengan publik dan beraktivitas normal.

Juru bicara Perdana Menteri menuturkan jika mereka selalu meninjau setiap perubahan untuk memastikan langkah yang diambil sejalan dengan saran ilmiah terbaru.

Selain kebijakan karantina, otoritas setempat juga mendiskusikan tentang sektor penerbangan.

TONTON JUGA:

Dilaporkan dalam express.co.uk, maskapai Ryanair dan TUI berencana mengudara kembali pada bulan Juli dalam skala kecil, menurut pedoman Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran.

Namun ada pengecualian termasuk mereka yang datang dari Irlandia dan Common Travel Area yang mencakup Pulau Man dan Kepulauan Channel.

"Dalam kasus ini kami mempertimbangkan sektor penerbangan yang memungkinkan wisatawan luar negeri tidak terinfeksi virus corona ketika datang ke Inggris," jelas Shapps.

5 Negara Paling Diminati Orang Inggris untuk Plesiran Setelah Wabah COVID-19 Berakhir

Fakta Unik Kiosk 6, Boks Telepon Umum Berwarna Merah yang Ikonik di Inggris

Inggris Rencanakan Bikin Paspor Imunitas untuk Digunakan Setelah Pandemi Berakhir

Seluruh Bandara di Inggris Berisiko Ditutup Permanen karena Penerbangan Turun 90%

Aksi Lucu Pasangan Asal Inggris Ciptakan Kembali Liburan yang Dibatalkan Saat Lockdown

(TribunTravel.com/Nurul Intaniar)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved