Kota Tashkent Resmi Lakukan Lockdown, WNI Diimbau Tunda Penerbangan ke Uzbekistan

Kota Tashkent resmi memberlakukan lockdown sementara waktu, WNI diimbau untuk tunda penerbangan ke Uzbekistan.

Kota Tashkent Resmi Lakukan Lockdown, WNI Diimbau Tunda Penerbangan ke Uzbekistan
Uzbekistan Tours
Ilustrasi kawasan Uzbekistan 

TRIBUNTRAVEL.COM - Akibat dari penyebaran virus corona, sejumlah negara memberlakukan lockdown.

Negara pertama yang memberlakukan lockdown adalah Tiongkok tepatnya di Kota Wuhan.

Belum lama ini, Pemerintah Uzbekistan mengikuti jejak Wuhan dengan mengumumkan kebijakan penutupan atau lockdown.

Lockdown ini berlaku khususnya di Kota Tashkent, Uzbekistan.

Kebijakan lockdown diberlakukan pada Selasa (24/3/2020) pukul 00.01 waktu setempat.

Melansir dari akun Instagram @safetravel.kemlu, kebijakan lockdown ini akan diberlakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu, dampak dari lockdown ini adalah pemberhentian semua transportasi publik di Kota Tashkent.

Simak Imbauan Terkait Larangan Transit di Taiwan Bagi WNI, Berlaku Mulai 24 Maret 2020

Sehubungan dengan hal tersebut, warga dilarang meninggalkan kota kecuali dengan alasan yang diizinkan.

WNI yang berencana melakukan penerbangan ke Uzbekistan khususnya di kawasan Tashkent diimbau untuk menunda perjalanan.

Selain lockdown, sejumlah negara mengeluarkan ketentuan yang berbeda, seperti di Hong Kong misalnya.

Otoritas Hong Kong mengeluarkan aturan ketat yakni membatasi akses masuk dan larangan transit di wilayah Hong Kong.

Otoritas Hong Kong mengumumkan setidaknya tiga kebijakan tetap untuk mencegah penyebaran virus corona (covid-19).

Hal tersebut dijelaskan melalui unggahan dalam akun Instagram @safetravel.kemlu, Senin (23/3/2020).

Menurut unggahan tersebut, Hong Kong sudah tidak menerika kedatangan orang asing non-residen.

Sementara itu, bagi WNI yang berencana pergi ke luar negeri dengan jam terbang yang dijadwalkan transit di Hong Kong akan ditolak.

Tak hanya itu, Otoritas Hong Kong juga akan melarang adanya penjualan alkohol di tengah wabah virus corona.

Kebijakan tersebut akan mulai diberlakukan pada Rabu (25/3/2020) hingga 14 hari ke depan.

TONTON JUGA:

Kebijakan yang telah dibuat ini tidak berlaku untuk penduduk asal Taiwan dan Makau selama tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri dalam kurun waktu 14 hari terakhir.

Akan tetapi bagi penduduk Hong Kong akan kenakan karantina wajib selama 14 hari ke depan.

Sehubungan dengan hal tersebut, diimbau untuk semua WNI agar menunda perjalanan ke luar negeri khususnya wilayah Hong Kong.

Namun bagi WNI yang saat ini sudah berada di Hong Kong diimbau untuk segera mengatur jadwal kepulangan ke Indonesia sebelum terdapat kebijakan pembatasan lebih lanjut.

Hong Kong Batasi Akses Masuk dan Larangan Transit, WNI Diimbau Tunda Jadwal Penerbangan

Imbauan Bagi WNI: Wajib Punya Certificate dan Asuransi untuk Terbang ke Thailand

Dari Italia hingga Selandia Baru, Sementara WNI Tidak Boleh Masuk ke 59 Negara Ini

Terbaru! WNI Diimbau Agar Tunda Perjalanan ke Selandia Baru

Kemenlu Rilis Daftar 59 Negara yang Melarang Masuk WNA dan WNI Terkait Virus Corona

(TribunTravel.com/ Nurul Intaniar)

Ikuti kami di
Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved