TRIBUNTRAVEL.COM - Terletak di antara China dan India, Nepal menjadi salah satu destinasi luar negeri yang menarik untuk dikunjungi.
Tidak hanya didominasi barisan pegunungan di bagian utara, Nepal juga menjadi destinasi wisata luar negeri favorit karena biaya hidup yang murah.
Bagi traveler yang baru pertama kali liburan ke Nepal, simak beberapa panduan berikut:
1. Visa

Kerjasama Nepal dan Indonesia mempermudah wisatawan asal Indonesia untuk liburan ke Nepal dengan Visa on Arrival (VOA).
Traveler bisa mendapatkan VOA di bandara, dengan syarat hanya paspor yang masih berlaku dengan durasi tinggal 15 hari atau 30 hari.
Tonton juga:
Untuk lama tinggal maksimal 15 hari, biaya VOA sebesar 25 dolar AS atau sekitar Rp 349.000.
Dan untuk masa tinggal maksimal 30 hari, biaya VOA sebesar 40 dolar AS atau sekitar Rp 558.000.
• 8 Tempat Wisata di Jakarta Selatan yang Cocok untuk Liburan Akhir Pekan
• Berawal dari Turbulensi di Pesawat, Dua Penumpang Ini Jadi Sepasang Kekasih
2. Waktu terbaik untuk liburan
Nepal memiliki empat musim yakni musim dingin (Desember-Februari), musim semi (Maret- pertengahan Juni), musim hujan (pertengahan Juni- pertengahan September), dan musim gugur (September-November).
Pada dasarnya Nepal bisa dikunjungi kapan saja, karena setiap musim menawarkan suasana yang berbeda.
Namun waktu terbaik untuk liburan dan menjadi waktu favorit kunjungan turis yakni musim semi dan musim gugur.
3. Cara ke Nepal
Ada beragam penerbangan langsung dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Kathmandu (KTM).
Dilansir TribunTravel dari laman reservasi online Traveloka, Senin (22/7/2019), berikut pilihan penerbangan dan daftar harganya:
- Thai Airways
Maskpai penerbangan Thai Airways menyediakan penerbangan untuk rute Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Kathmandu (KTM) dengan tarif Rp 2.478.800 PP.
Dengan jadwal penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) pukul 19.00 WIB dan tiba di Bandara Kathmandu (KTM) pukul 12.25.
- Multi-airline
Maskpai penerbangan Multi-airline menyediakan penerbangan untuk rute Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Kathmandu (KTM) dengan tarif mulai Rp 2.889.000 PP.
Dengan jadwal penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) pukul 01.30 WIB dan tiba di Bandara Kathmandu pukul 12.20.
4. Transportasi dari Bandara Kathmandu (KTM)
Bandara Nepal memang tergolong belum modern, sehingga tidak banyak pilihan transportasi untuk ke pusat kota.
Satu-satunya moda transportasi yang terbilang nyaman yaitu prepaid taxi
Sementara untuk bus umum memang ada, tetapi hanya dari luar bandara dan tidak begitu nyaman.
Paling aman, traveler bisa minta jemput pihak hotel tempat traveler menginap.
Jaga dan selalu bawa semua koper dan barang bawaan traveler, karena jika dibawakan oleh orang-orang lokal, biasanya mereka akan minta imbalan.
5. Penginapan
Ada beragam hotel dengan fasilitas lengkap yang bisa traveler pilih saat liburan ke Nepal.
Dilansir TribunTravel dari laman reservasi online Traveloka, Senin (22/7/2019), berikut pilihan hotel dan tarifnya:
- Sara Backpackers Hotel
Sara Backpackers Hotel terletak di Baniyatar Rd 11, Tokha, Manmaiju, Kathmandu Distrik, Nepal.
Dengan tarif mulai dari Rp 38.288.
- Manamaiju Homestay & Hotel
Manamaiju Homestay & Hotel terletak di Hiledol Height, Manamaiju, Manmaiju, Kathmandu Distrik, Nepal.
Dengan tarif mulai dari Rp 45.911.
Selain dua hotel di atas, masih ada banyak hotel di Kathmandu yang bisa traveler pilih.
6. Tempat wisata populer
Berikut beberapa tempat wisata populer di Nepal yang bisa traveler kunjungi saat liburan ke Nepal:
Boudhanath Stupa, Swayambunath Stupa, Candi Pasupathinath, Kathmandu Durbar Square
- Pokhara
Phewa Lake, Devi’s Fall, Gupteswar Mahadev Cave
- Bhaktapur
Bhaktapur Durbar Square, Nyatapola Temple, Bhairavnath Temple
- Patan
Patan Durbar Square
- Destinasi lain
Chitwan National Park, Trekking Annapurna Trail, Trekking Himalaya Trail, dan Gokyo Valley.
• 9 Kuliner Tradisional Khas Nepal yang Wajib Dicoba
• Panduan Wisata Liburan ke Patan, Kota Bersejarah dan Pusat Kerajinan di Nepal
• Sembarangan Berjemur Pakai Bikini, Turis Ini Didenda Rp 3,5 Juta
• Liburan ke Belgia dengan Paspor Anaknya, Ibu Ini Berhasil Lolos dari 3 Pos Pemeriksaan
(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)