Toilet Pesawat 'Meledak', Ratusan Penumpang Maskapai Ini Terlantar di Bandara

Ratusan penumpang maskapai Wizz Air terlantar di Bandara Gatwick, London, Inggris setelah toilet di pesawat 'meledak'.

Toilet Pesawat 'Meledak', Ratusan Penumpang Maskapai Ini Terlantar di Bandara
instagram/wizzair
Ilustrasi seorang penumpang anak-anak dan pesawat Wizz Air. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ratusan penumpang Wizz Air terlantar di Bandara Gatwick, London, Inggris setelah toilet di pesawat 'meledak'.

Penerbangan Wizz Air yang harusnya take off pukul 20.00 waktu setempat akhirnya dibatalkan dan membuat ratusan penumpang terlantar di Bandara Gatwick, dilansir TribunTravel dari The Sun, Jumat (28/6/2019).

Ratusan penumpang terlantar di Bandara Gatwick
Ratusan penumpang terlantar di Bandara Gatwick (The Sun)

Kedai Kopi di Kota Tua Ini Pekerjakan Mantan Narapidana

Erupsi Gunung Dukono, Wings Air Batalkan Penerbangan Morotai-Ternate

Mulai 30 Juni, AirAsia Pindahkan Rute Bandung-Bali ke Bandara Kertajati

Tonton juga: 

Salah seorang reporter, Kathrine Hay yang termasuk penumpang Wizz Air dari Brighton pada Selasa malam (25/6/2019) melihat kotoran tergeletak dari toilet pesawat.

Kathrine akhirnya memberi tahu kru pesawat Wizz Air dan penerbangan ditunda dalam beberapa waktu.

Katharine dan Pacarnya, Aeden di Bandara Gatwick.
Katharine dan Pacarnya, Aeden di Bandara Gatwick. (The Sun)

Pria berusia 26 tahun yang juga penumpang Wizz Air, Aeden Cormack mengatakan, jika dirinya saat itu lelah dan mengigau.

"Saya benar-benar lelah dan mengigau, sebelum kami berangkat, saya pergi ke toilet dan melihat ada air seni di seluruh lantai." kata Aeden.

"Aku pergi ke toilet lain dan menemukan ada kotoran di kursi. Kemudian aku menunjukkannya pada pramugari, dan mereka melihatnya dengan gugup dan mendiskusikan sambil berjalan mondar-mandir di lorong," tambahnya.

Salah seorang penumpang yang marah akhirnya turun dari pesawat.

Dan juga turut menyebabkan penundaan lebih lama, karena semua tas harus diperiksa satu persatu.

Ini disebabkan oleh kekhawatiran jika penumpang tersebut menyelundupkan barang berbahaya ke penumpang lain.

Setelah 3,5 jam mengalami penundaan, para penumpang diberitahu bahwa penerbangan dibatalkan.

Namun, karena hotel di bandara tidak banyak, ada beberapa penumpang yang akhirnya memutuskan tidur di ruang tunggu Bandara Gatwick.

Penumpang terpaksa tidur di ruang tunggu Bandara Gatwick.
Penumpang terpaksa tidur di ruang tunggu Bandara Gatwick. (The Sun)

Pihak Wizz Air pun meminta maaf atas penerbangan yang dibatalkan.

Sementara para penumpang menunggu penerbangan yang dijadwalkan kembali keesokan paginya namun juga mengalami penundaan empat jam lagi.

Parahnya, pesawat pengganti yang direncanakan lepas landas pukul 16.00 kembali mengalami masalah.

Sebuah bar derek yang digunakan untuk memindahkan pesawat mengalami kerusakan, sehingga menyebabkan penumpang kembali tertunda keberangkatannya.

Sebagai permintaan maaf, para penumpang ditawari beberapa kupon makanan bandara yang bisa digunakan untuk membeli sandwich dan minuman.

Seorang juru bicara Wizz Air mengatakan, "Penerbangan (pertama) harus menjalani perawatan teknis yang tidak dijadwalkan sesaat sebelum keberangkatan.

"Karena para insinyur menganggap pesawat membutuhkan bagian pengganti, penerbangan dijadwal ulang untuk hari berikutnya.

"Bagi mereka yang tidak meminta atau tidak dapat ditampung di sebuah hotel dalam semalam karena kurangnya ketersediaan, biaya mereka akan diganti oleh Wizz. Wizz Air dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh penundaan yang lama ini.

"Keamanan penumpang, kru, dan pesawat kami tetap menjadi prioritas nomor satu kami."

Staf Maskapai Ini Ditendang Penumpang Akibat Menolak Ajakan Foto Selfie

5 Posisi Tempat Duduk di Pesawat yang Dianggap Paling Nyaman

9 Benda yang Dilarang Dibawa Masuk ke Dalam Pesawat

Jangan Panik, Segera Lakukan Hal Ini Saat Ketinggalan Pesawat

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved