TRIBUNTRAVEL.COM - Menjelang Lebaran, Tunjangan Hari raya (THR) tentunya menjadi salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu.
THR bisa dianggap sebagai gaji ke-13 dan bonus yang diterima oleh karyawan.
Namun, penggunaan THR perlu dilakukan dengan bijak, agar tidak menyebabkan kesulitan keuangan di kemudian hari.
Bagi traveler yang sudah menerima THR, tentunya penting untuk menyimak panduan alokasi THR dengan maksimal berikut ini.
Dilansir TribunTravel dari kompas.com, berikut lima cara bijak dalam mengalokasikan THR menjelang lebaran:
1. Alokasikan untuk tabungan

Sama seperti gaji bulanan, traveler juga disarankan untuk menyisihkan THR setidaknya 10 persen hingga 20 persen untuk dimasukkan ke dalam rekening tabungan.
Dengan cara ini tentunya traveler tidak akan tergoda menggunakan THR untuk keperluan lain termasuk keperluan sehari hari.
Tonton juga:
• Rasakan Segar dan Uniknya Es Tawuran Khas Cirebon saat Mudik Lebaran
• Jangan Menggambar di Pasir saat Kunjungi Gurun Pasir Tottori di Jepang
• Sembarangan Bikin Grafiti, Turis Australia Ditangkap
2. Alokasikan untuk kebutuhan lebaran

Alokasi kedua adalah keperluan pakaian baru, perlengkapan ibadah, serta zakat.
Untuk seluruh keperluan ini, alokasi yang disarankan juga sekitar 10 persen hingga maksimal 20 persen.
Jika traveler ingin membeli pakaian baru, disarankan untuk membelinya sejauh mungkin sebelum Lebaran untuk menghindari harga yang naik tinggi serta antrean yang penuh sesak di pusat perbelanjaan.
Alokasikan untuk zakat fitrah sesuai kewajiban sedangkan perlengkapan ibadah, zakat Maal, dan Infaq disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan.
3. Alokasikan untuk jamuan lebaran atau mudik

Alokasi ketiga THR digunakan untuk jamuan Lebaran atau mudik.
Hal ini akan tergantung apakah traveler merayakan Lebaran di rumah atau mudik ke kampung halaman bertemu dengan keluarga besar.
Jamuan Lebaran ini termasuk dalam hidangan Lebaran, kue, dan dekorasi bertema Lebaran.
Sedangkan mudik sudah termasuk tiket transportasi, bensin, atau persiapan lain di jalan.
Jumlah alokasi kebutuhan ini menyesuaikan dengan alokasi keempat, yaitu pembagian THR bagi pekerja di rumah dan 'angpao' Lebaran untuk keluarga.
Umumnya, alokasi untuk seluruh kebutuhan ini bisa mencapai 50 persen hingga 60 persen dari seluruh THR yang diterima.
Sebaiknya, saat menerima THR traveler langsung memasukkan ke dalam beberapa amplop terpisah untuk penerima THR dan 'angpao' Lebaran.
4. Alokasikan untuk membayar hutang

Sisa alokasi THR akan lebih tepat digunakan untuk pelunasan hutang berjalan yang traveler miliki.
Tentu traveler ingin merayakan hari kemenangan tanpa dibayang-bayangi oleh beban hutang yang sedang ditanggung.
5. Alokasikan untuk investasi masa depan

Apabila traveler tidak memiliki hutang yang perlu dibayar, maka alokasikan untuk investasi masa depan ataupun tabungan dana darurat.
Dengan demikian, traveler bisa berjaga-jaga seandainya kebutuhan harian tidak tercukupi dari gaji bulanan.
• 10 Kue Kering yang Jadi Hidangan Wajib Saat Lebaran
• Asal Usul Kastengel dan Nastar, Kue Kering yang Identik dengan Lebaran
• Pramugari Ungkap Hal Sederhana yang Bisa Dilakukan Penumpang untuk Memudahkan Pekerjaannya
• Promo Buka Puasa McDonalds, Beli 1 Gratis 1 Paket Topokki Chicken
• Apa yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Kerusuhan Saat Menginap di Hotel?
(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)