Apa yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Kerusuhan Saat Menginap di Hotel?

Di kawasan demonstrasi, sekitar Gedung Bawaslu terdapat banyak hotel terutama di Jalan MH Thamrin dan Jalan KH Wahid Hasyim.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Kerusuhan Saat Menginap di Hotel?
Tribunnews/Jeprima
Sejumlah massa aksi 22 Mei saat melakukan penyampaian pendapatnya di depan Gedung Badan Pengawas pemilu (Bawaslu), Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Dalam aksi tersebut Mereka menolak hasil pemilu 2019 yang memenangkan pasangan Joko Widodo dan Maruf Amin. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kerusuhan menjadi momen mencekam bagi siapapun, termasuk bagi para pejalan.

Di Jakarta misalnya, demonstrasi pasca pengumuman Pemilu 2019 berakhir ricuh selama 21-22 Mei 2019.

Di kawasan demonstrasi, sekitar Gedung Bawaslu terdapat banyak hotel terutama di Jalan MH Thamrin dan Jalan KH Wahid Hasyim.

"Kami ada dua hotel (Artotel Wahid Hasyim dan Artotel Thamrin) yang paling mencekam memang yang di Wahid Hasyim karena berada di daerah kerusuhannya itu. Kalau yang Jalan Sunda (Artotel Thamrin) alhamdulillah tidak terlalu kena, karena mungkin depan jalannya juga jalan kecil," kata Assistant Director of Marketing Communication Artotelgroup, Yulia Maria, dihubungi KompasTravel, Kamis (23/5/2019).

Yulia mengatakan saat kerusuhan masih banyak tamu yang menginap di Artotel Wahid Hasyim dan Artotel Thamrin.

Untuk menjamin keamanan tamu yang menginap pihak Artotel melarang tamu meninggalkan hotel dan mengunci pintu masuk hotel.

Penjagaan hotel khususnya di Artotel Wahid Hasyim diperketat, dengan bantuan polisi serta TNI.

"Karena menginap di hotel sendiri jaminannya adalah keamanan dan kenyamanan. Kami meminta para tamu untuk tetap di hotel, di dalam kamar. Kalau mau makan silahkan room service. Itu garansi kami kepada tamu, keamanan dan kenyamanan," jelas Yulia.

Artotel juga masih menerima tamu yang telah melakukan reservasi saat kerusuhan 21-22 Mei 2019.

Pihak hotel melakukan pemeriksaan lebih ketat kepada tamu yang baru datang.

Termasuk pemeriksaan seluruh barang bawaan dan pencocokan identitas tamu, untuk menimalisir resiko seperti teroris.

Selain Artotel, salah satu hotel yang berada tepat di sebelah gedung Bawaslu adalah Four Points by Sheraton.

Saat malam kerusuhan, Rabu (22/5/2019), para tamu diminta untuk mematikan lampu kamar, menutup gorden, dan tidak meninggalkan gedung hotel.

Jika memang terjadi kerusuhan saat menginap di hotel, dengarkan dan lakukan instruksi pihak hotel demi keamanan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Jika Terjadi Kerusuhan Saat Menginap di Hotel, Lakukan Hal Ini.

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved