2. Kastil Osaka (Prefektur Osaka)
Baca juga: WNI Ungkap Sisi Lain Pedesaan Jepang saat Malam Hari, Jalan Gelap Tanpa Lampu
Kastil Osaka adalah simbol Osaka dan dikenal oleh banyak warga sebagai "Taikan-han no Oshiro (Kastil Taikaku-han)".
Saat ini, masih banyak peninggalan yang tersisa di dalam kastil, seperti Gerbang Otemon dan Enshogura (Enshozo), yang membuktikan pentingnya sejarah kastil.
Selain itu, banyak peninggalan, termasuk Gerbang Koraimon di Gerbang Sakuramon, yang dibangun kembali pada tahun 1887, telah ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting.
Secara khusus, dinding batu yang dapat dilihat di banyak bagian kastil menarik perhatian pengunjung karena keahlian dan keindahannya.
3. Kastil Nagoya (Prefektur Aichi)
Baca juga: 10 Festival Terbaik di Jepang yang Wajib Kamu Saksikan saat Pertama Kali Liburan ke Sana
Kastil Nagoya dikenal luas sebagai salah satu dari tiga kastil paling terkenal di Jepang, dan "Shachihoko Emas"-nya sangat simbolis.
Shachihoko ini, satu laki-laki dan satu perempuan, terbuat dari emas murni dan dianggap sangat berharga.
Dikatakan bahwa Tokugawa Ieyasu membuat patung-patung itu untuk menunjukkan kepada tuan feodalnya bahwa dia adalah penguasa Jepang.
Kastil Nagoya dicintai oleh banyak penduduk setempat, dan seperti kata pepatah, "Owari Nagoya dikuasai oleh kastilnya", ini adalah sumber kenyamanan bagi masyarakat Nagoya.
4. Kastil Hikone (Prefektur Shiga)
Kastil Hikone memiliki menara kastil yang telah ditetapkan sebagai harta nasional, dan bangunan lainnya juga merupakan situs warisan budaya berharga yang merupakan kekayaan budaya penting.
Secara khusus, teknik "memanjat dinding batu" yang digunakan pada saat konstruksi masih dipertahankan dengan baik, yang merupakan salah satu ciri utama kastil.
Kastil Hikone juga terpilih sebagai satu dari "100 Kastil Paling Terkenal di Jepang" oleh Japan Castle Foundation, dan dari menara kastil, kamu dapat menikmati pemandangan indah Danau Biwa.
Selain nilai sejarahnya, Kastil Hikone menjadi destinasi wisata yang menarik bagi pengunjung.