Kochi, Thiruvananthapuram, dan Chennai sejauh ini mengalami peningkatan aktivitas sebagai hasilnya.
Beberapa maskapai penerbangan, di sisi lain, terpaksa menangguhkan layanannya, seperti yang dilakukan oleh flydubai.
Baca juga: Negara Dilanda Krisis Ekonomi, Ribuan Warga Sri Lanka Ramai-ramai Bikin Paspor
Melansir The National, Flydubai telah memberhentikan layanan penerbangan ke Sri Lanka pada bulan Juli dan Agustus.
Dalam situs webnya, pemesanan untuk terbang ke Sri Lanka baru dibuka kembali mulai 1 September 2022.
Pihak Flydubai mengatakan bahwa layanan penerbangan ke Sri Lanka ditangguhkan sampai "pemberitahuan lebih lanjut."
Namun, maskapai mengatakan akan "memantau dengan cermat situasi di lapangan".
"Penumpang yang telah memesan untuk melakukan perjalanan dengan penerbangan ini akan dihubungi dan ditawari pengembalian uang," kata perwakilan maskapai.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan pada jadwal perjalanan penumpang kami." imbuhnya.
Baca juga: Rumah CEO Maskapai Qantas Dilempari Telur dan Tisu Toilet, Kenapa?
Flydubai bukanlah maskapai pertama yang menangguhkan penerbangan ke Sri Lanka.
Maskapai pertama yang lebuh dulu menangguhkan penerbangan ke Sri Lanka ialah TUI.
TUI tidak punya pilihan selain membatalkan beberapa penerbangan lagi ke Sri Lanka.
Maskapai ini awalnya membatalkan layanan hingga akhir Juni, tetapi sekarang diperpanjang hingga akhir bulan ini.
“Karena ketidakstabilan politik dan ekonomi yang sedang berlangsung di Sri Lanka, Kantor Luar Negeri, Persemakmuran & Pembangunan (FCDO) telah menyarankan agar semua dihindari kecuali perjalanan penting. Akibatnya, kami harus membatalkan semua liburan ke Sri Lanka," kata maskapai.
TUI menyebutkan bahwa mereka akan menghubungi semua penumpang yang terkena dampak untuk membahas opsi mereka lebih lanjut.
Baca juga: Afghanistan dan 8 Negara yang Terancam Bangkrut seperti Sri Lanka
(TribunTravel.com/Mym)
Baca selengkapnya soal artikel Sri Lanka di sini.
Baca tanpa iklan