Pramugari Ungkap Kamar Hotel Tempat Awak Kabin Menginap, Terbiasa Berbagi dengan Banyak Orang

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi - Pramugari yang sedang bertugas.

TRIBUNTRAVEL.COM - Gaya hidup glamour dan mewah banyak melekat pada seorang yang berprofesi sebagai pramugari.

Namun, nyatanya tak semua terlihat mewah dan glamour.

Baca juga: Pramugari Jelaskan Kenapa Penumpang Tak Boleh Gembungkan Pelampung saat Masih di Pesawat

Baru-baru ini seorang pramugari penerbangan di Amerika Serikat (AS) yang diketahui bernama Cierra, mengungkapkan kamar hotel tempat awak kabin menginap yang jauh dari kemewahan.

Dalam video yang diunggah di akun TikTok @cierra_mist, Cierra sebelumnya telah berbagi tips dan rahasia utama tentang penerbangan.

Cierra, pramugari penerbangan di AS. (TikTok/@cierra_mistt)

Kali ini mengungkap kamar hotel rahasia tempat kru menginap serta beberapa kelebihan dan kekurangannya.

Cierra menyebut para pramugari biasanya menginap di kamar hotel 'Crash Pad'.

Selain biaya sewa yang murah, kamar hotel ini juga dekat dengan bandara dan punya fasilitas antar jemput gratis serta pembersihan rumah gratis, dilansir dari news.com.au, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Ketinggalan Pesawat, Wanita 46 Tahun Malah Buat Laporan Palsu Soal Bom Dalam Bagasi

Baca juga: Penumpang Pria Ngamuk di Pesawat, Menggeram pada Awak Kabin & Teriakkan Nama Joe Biden

"Tampaknya menyenangkan berada di sekitar kru lain," kata Cierra.

Namun semua itu jauh dari kata mewah dan glamour, ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari kamar hotel tersebut.

"Sebuah Crash Pad hanya bertarif sekira 200 USD - 400 USD (Rp 2,8 juta hingga Rp 5,7 juta) per bulan, semakin murah sewanya, semakin banyak orang yang mungkin berbagi tempat dengan anda," ungkapnya.

Cierra menyebutkan kembali untuk tidak berharap banyak kemewahan dari kamar hotel tersebut.

Tempat tidur pramugari. (TikTok/@cierra_mistt)

Di mana kamar hotel itu berisi tempat tidur susun dan beberapa di antaranya memiliki penutup seperti tenda untuk privasi masing-masing.

Ia menjelaskan sebanyak 10 orang bisa berbagi kamar dan hanya memiliki dua kamar mandi.

"Bunyi alarm terdengan sepanjang waktu baik siang atau malam," kata Cierra.

Hal ini bisa terjadi karena di industri penerbangan masing-masing pramugari memiliki jadwal yang berbeda satu sama lain.

Tidak hanya itu, pesta larut malam juga menjadi hal yang biasa, karena jadwal yang berbeda.

Dia berbagi beberapa cerita horornya termasuk berbagi kamar mandi dengan 10 orang lain, dengan sembilan dari mereka yang keracunan makanan.

Namun, dia juga mengakui bahwa meskipun mungkin sulit, dia telah bertemu dengan beberapa orang luar biasa dan telah menjalin hubungan dengan awak pesawat dan pilot lain yang mungkin belum pernah dia temui.

Tonton juga:

Baca juga: Jangan Sembarangan Kembangkan Jaket Pelampung di Pesawat, Pramugari Ungkap Alasannya

Baca juga: TRAVEL UPDATE: Mengintip Pondok Merapi Selo, Penginapan dengan View Gunung Merapi yang Menakjubkan

(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)

Baca selengkapnya seputar viral di medsos, di sini.