Kanada Dilanda Gelombang Panas Mematikan, Ratusan Orang Tewas

Ilustrasi gelombang panas ekstrem

TRIBUNTRAVEL.COM - Jutaan orang di Kanada bagian barat dan Amerika Serikat bagian barat laut berada di bawah peringatan panas pada Rabu, (30/06/2021).

Polisi melaporkan sejumlah kematian yang kemungkinan terkait dengan gelombang panas yang terjadi.

Gelombang panas telah memperluas layanan darurat, dengan setidaknya 134 orang meninggal mendadak sejak Jumat di daerah Vancouver, menurut polisi Kanada.

"Suhu yang tercatat minggu ini belum pernah terjadi sebelumnya - nyawa telah hilang dan risiko kebakaran hutan berada pada tingkat yang sangat tinggi," kata Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

Di kota Seattle barat laut AS, dokter melaporkan setidaknya dua pasien - berusia 65 dan 68 - meninggal karena hipertermia karena tubuh mereka kepanasan, TribunTravel melansir dari channelnewsasia.

Temperatur yang melonjak di daerah lembah, gunung, dan gurun California menimbulkan kekhawatiran akan kebakaran hutan di tengah kondisi kering yang berangin, dengan badai petir yang diperkirakan dapat memicu kebakaran di beberapa bagian barat AS.

Baca juga: Lukisan yang Dibeli Seharga Rp 57 Ribu di TPA Kanada Terjual Rp 1,2 Miliar

Ilustrasi suhu panas (Gerd Altmann /Pixabay)

Baca juga: Maskapai Ini Terbangkan Ribuan Lebah ke Kanada, Apa Tujuannya?

Presiden Joe Biden mengatakan pada pertemuan virtual dengan gubernur dari negara bagian barat bahwa "ancaman kebakaran hutan barat tahun ini sama parahnya dengan sebelumnya."

Mengingat rekor kebakaran hutan tahun lalu yang membakar lebih dari 10 juta hektar di seluruh AS dan menyebabkan "langit oranye yang tampak seperti sunset", Biden memperingatkan bahwa tahun ini "bisa lebih keras".

Sekira 9.000 petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memadamkan api di selusin negara bagian AS, khususnya Lava Fire California utara, yang telah menghanguskan lebih dari 17.000 hektar.

'TERLALU BANYAK'

Halaman
123