TRIBUNTRAVEL.COM - Opor ayam menjadi satu kuliner yang banyak ditemukan saat lebaran.
Kebanyakan orang memiliki memasaknya saat mendekati hari Lebaran karena cepat basi.
Kandungan kuah santan di dalamnya yang membuat opor ayam mudah basi.
Sebenarnya ada cara mudah untuk mencegah opor ayam cepat basi.
Corporate Chef Parador Hotels & Resorts Gatot Susanto memberikan beberapa tips menyimpan opor ayam agar tidak mudah basi.
"Kalau mau menyimpan makanan bersantan itu didinginkan dulu sampai dingin banget, jangan sampai kesentuh tangan, lalu simpan dalam plastik," kata Gatot
Berikut cara simpan dan hangatkan opor ayam agar tidak mudah basi:
1. Pisahkan ayam dengan kuah opor
Sebaiknya pisahkan juga ayam dengan kuah opor.
Simpan keduanya dalam wadah yang berbeda.
Pemisahan kuah opor dan ayam ini bertujuan agar keduanya bisa matang merata ketika nanti dihangatkan.
Jika disimpan dalam wadah yang sama, ada potensi ayam belum akan matang merata ketika dipanaskan nanti.
Sementara santan dalam kuahnya sudah lebih dulu meleleh dan matang.
Baca juga: Resep Opor Ayam dan Sambal Goreng Ati Ampela, Obat Rindu Masakan Ibu saat Lebaran
2. Simpan di kulkas atau freezer
Simpan opor ayam di dalam kulkas bagian chiller. Opor ayam bisa awet selama sekitar tiga hari, dengan catatan tutup kulkas tidak sering dibuka tutup agar suhu di dalamnya stabil.
Jika ingin opor ayam awet lebih dari tiga hari, kamu bisa menyimpannya di bagian freezer. Opor ayam bisa bertahan jauh lebih lama.
Baca juga: Es Krim Opor Ayam, Kuliner Unik Ala Sisca Kohl yang Viral di TikTok
3. Taruh dalam plastik rapat
“Kalau memang agak lama mau dimakan, masukkan ke dalam wadah atau plastik,” ujar Gatot.
Gunakan plastik yang tipis agar proses pembekuannya cepat. Jangan gunakan plastik yang terlalu tebal.
Pastikan juga wadah plastik untuk opor tertutup sangat rapat.
Gunanya agar tidak terkontaminasi dengan aroma lain dari produk yang disimpan dalam kulkas.
Baca juga: Resep Lontong Opor Ayam Enak untuk Sajian Lebaran di Rumah
4. Jangan tersentuh tangan
Tanganmu biasanya membawa cukup banyak bakteri, sehingga penting untuk tidak menyentuh opor ayam langsung dengan tangan.
Gunakan sendok bersih dan lapisi lagi tangan dengan sarung tangan plastik. Bakteri yang menempel dari tangan nantinya bisa membuat opor ayam cepat basi.
Lantas setelah disimpan, bagaimana cara memanaskan opor ayam yang baik dan benar?
Baca juga: Bakmi Acong, Pelopor Bakmi Halal di Kelapa Gading yang Eksis hingga Sekarang
5. Jangan langsung dipanaskan
Menurut Gatot, jangan langsung panaskan opor ayam yang baru dikeluarkan dari kulkas atau freezer langsung di atas kompor.
Jika opor disimpan di dalam chiller maka keluarkan dulu dari kulkas, dan letakkan di suhu ruangan.
Jika suhu opor ayam sudah tidak terlalu dingin, baru panaskan opor di atas kompor.
Jika opor ayam disimpan di dalam freezer, maka pindahkan dulu opor ke bagian chiller.
Setelah mulai meleleh, baru pindahkan ke suhu ruang hingga suhunya tidak terlalu dingin.
Baru setelah itu panaskan opor di atas kompor. Jika kamu langsung melelehkan opor ayam dari freezer ke suhu ruangan, maka santan akan rentan mengalami kerusakan.
Hal ini terjadi karena perubahan suhu yang drastis.
Baca juga: Selain Opor, Ini Kuliner Khas Hari Raya Idul Fitri dari Berbagai Daerah di Indonesia
6. Panaskan dengan api kecil
Untuk tahap memanaskan opor, sebaiknya panaskan dengan api kecil.
Jangan lupa untuk terus mengaduk opor selama proses pemanasan.
“Kalau pakai api besar terus nanti santannya akan pecah,” pungkas Gatot.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul 6 Cara Menyimpan dan Menghangatkan Opor Ayam Agar Tak Cepat Basi, Jangan Sentuh Pakai Tangan!,