Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Meksiko Tutup Situs Bersejarah Suku Maya karena Banyak Wisatawan Langgar Tidak Memakai Masker

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Chichen Itza di Meksiko.

Suku Maya hanya menempatinya selama 200 tahun, kemudian mereka berpindah ke daerah pantai di Campeche.

Namun versi lain mengatakan, Chichen Itza dibangun sekitar 800 tahun sebelum masehi.

Wilayah Itza sendiri merupkan titik sentral dimana kompleks bangunan lainnya juga berdiri seperti Piramida Kukulcan, Candi Chac Mool, dan bangunan Seribu Tiang.

Piramida Kukulcan yang populer juga berada di kompleks situs bersejarah tersebut.

Piramida Kukulcan memang dipercaya sebagai pusat kegiatan politik dan ekonomi peradaban bangsa Maya yang terletak di Semenanjung Yucatan (kini wilayah Meksiko).

Hubungan antara Maya dan spiritualitas, air dan gagasan mereka tentang dunia bawah, telah mengilhami banyak legenda yang ingin diselidiki oleh para arkeolog.

Beberapa telah terbukti benar dan memberi jalan untuk pemahaman yang lebih dalam tentang budaya yang kaya ini.

Kuil Kukulcan, juga dikenal sebagai El Castillo.

Kuil ini banyak difavoritkan sebagai perjalanan dari Tujuh Keajaiban Dunia Baru pada tahun 2007.

Namun, saat berada di tempat tersebut, kompleks peninggalan kota Chichén Itzá secara keseluruhan melebihi harapan para wisatawan.

Baca juga: Viral, Cahaya Misterius Keluar dari Lubang Bak Mandi Kamar Hotel Tempat Wanita Ini Menginap

Baca juga: Viral di Medsos, Terekam Google Maps Street View Zat Berwarna Ungu di Jalanan Menghebohkan Warganet

Baca juga: Wanita Ini Ceritakan Pengalaman Tinggal di Antartika Selama 8 Bulan, Tonton Video Viralnya

Baca juga: Pemilik Restoran Ini Viral usai Balas Kritikan Negatif Sejumlah Pembeli, Sebut Pelanggannya Bodoh

Baca juga: Viral di Medsos, Seorang Pria Terjatuh dari Sepedanya di Tengah Lalu Lintas

(TribunTravel.com/ Septi Nandiastuti)

Berita lain soal dampak Covid-19 di sini