TRIBUNTRAVEL UPDATE

TRAVEL UPDATE: Uniknya Pasar Ciplukan Karanganyar, Belanja Jajanan Tempo Dulu Pakai Koin Kayu

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Turis dari Uganda yang mengunjungi Pasar Ciplukan dan menukarkan uang dengan koin kayu di Dusun Mlilir, RW 13, Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Minggu (7/3/2021).

Selain nama pasarnya yang unik, di pasar ini para pembeli dan pedagang bertransaksi menggunakan alat tukar koin kayu yang telah disediakan pihak pengelola.

"Setiap koin kami hargai Rp 2 ribu," jelasnya.

Turis dari Uganda yang mengunjungi ke Pasar Ciplukan Kampung Mlilir, RW 13, Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Minggu (7/3/2021). (TribunSolo.com/Muhammad Irfan Al Amin)

Selain jajanan, ada juga mainan yang terbuat dari kayu yang bisa dibeli pengunjung.

Irfan menyebutkan, bahwa pengunjung Pasar Ciplukan tidak hanya berasal dari warga setempat melainkan wisatawan asal Soloraya juga banyak yang berkunjung.

Pasar Ciplukan ini hanya dibuka setiap hari Minggu dengan jam operasional mulai pukul 07.00 hingga selesai.

Tonton juga:

Ia juga mengungkapkan, meski dibuka selama masa pandemi COVID-19, sejumlah protokol kesehatan juga diberlakukan di sini.

Mulai dari pengecekan suhu tubuh, menyediakan tempat cuci tangan hingga imbaun untuk mengenakn masker.

Seporsi Cuma Rp 1.000, Warung Soto di Karanganyar Ramai Diserbu Pembeli

Dikutip dari TribunSolo, warung soto tersebut terletak di belakang Pabrik Gula Tasikmadu.

Halaman
1234