Jika proses pencampuran tersebut dilakukan dengan baik dan benar, maka kamu akan medapatkan campuran yang sangat ringan dan lembut karena semuanya mengandung lemak.
Kembali ke emulsi, diketahui bahwa air dan minyak merupakan dua benda cair yang tidak bisa menyatu.
Dalam hal ini, menambahkan telur satu persatu ke adonan berfungsi untuk menahan air yang ada di dalam telur.
Sebagian besar air dalam telur ada pada bagian putihnya.
Sedangkan, kuning telur sebagian besarnya terdiri dari lemak yang sekaligus mengandung lesitin.
Letisin dalam telur inilah yang akam membantu proses pengemulsi.
Seacara tidak langsung letisin di sini menjadi mak comblang yang mengikat air dengan lemak.
Maka, proses yang dilakukan harus secara perlahan dan sangat lembut.
Jika emulsi gagal, maka kue yang dihasilkan juga akan menyebar secara signifikan lebih dari biasanya.
Bahkan, kue kana menjadi bantat atau kering.
Tips Menambahkan Telur
Selain harus memasukkan secara perlahan, ada sejumlah tips lain agar berhasil mencampurkan telur ke dalam adonan.
Berikut adalah tips lengkapnya:
1. Gunakan Telur dengan Suhu Ruangan
Telur dengan suhu ruangan merupakan hal yang sangat penting diperhatikan saat baking.