Nelayan Thailand Temukan Muntahan Ikan Paus Seberat 7 Kilogram, Ditaksir Harganya Capai Rp 4 Miliar

Penulis: Rizky Tyas Febriani
Editor: Ambar Purwaningrum
Chalermchai Mahapan membawa muntahan paus atau ambergris temuannya

"Aku tidak tahu benda apa ini dan aku bertanya kepada penduduk desa tertua di sini. Ia memberitahuku tentang ambergris" katanya.

Dia diberi tahu ambergris merupakan zat yang terbentuk dari sekresi saluran empedu di usus paus sperma.

Biasanya ambergris ditemukan mengambang di laut atau terdampar di sepanjang garis pantai.

Nelayan di Thailand menemukan muntahan paus atau ambergris seberat tujuh kilogram. Ambergris merupakan bahan pembuatan parfum. (ViralPress via Dailymail)

Kadang-kadang, ambergris juga ada di perut paus.

Ambergris memang memiliki bau busuk, tetapi setelah mengering akan mengembangkan aroma wangi yang manis dan tahan lama.

Inilah yang membuat ambergris menjadi bahan yang dicari oleh industri parfum.

Gumpalan ini dikonfirmasi sebagai ambergris karena cepat meleleh saat dibakar di atas tutup kaleng terbuka.

Menguji keaslian ambergris pada kaleng yang dibakar (ViralPress via Dailymail)

Sampel ambergris ini pun telah dikirim ke lab untuk dipastikan keasliannya.

"Aku merasa sangat beruntung telah menemukannya," kata Chalermchai.

Nelayan muda itu menjual ambergris temuannya seharga 1 juta baht Thailand per kilogram atau sekitar Rp 469 juta.

Halaman
123