Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

8 Gunung di Indonesia yang Tutup Sementara Jalur Pendakian, Ada Gunung Semeru hingga Merapi

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing dari Gunung Prau, Jawa Tengah, Sabtu (7/7/2018).

TRIBUNTRAVEL.COM - Sejumlah gunung di Indonesia mengumumkan penutupan pendakian dalam beberapa waktu terakhir.

Hal ini menyusul adanya pemeliharaan ekosistem, upaya pencegahan peningkatan kasus COVID-19 hingga cuaca buruk yang terjadi beberapa waktu ini.

Beberapa gunung yang menutup jalur pendakian di antaranya Gunung Semeru, Gunung Gede Pangrango hingga Gunung Merapi.

Baca juga: Saat Salju Turun, Kuil Gunung Ini Berubah Jadi Tempat Terindah di Kyoto

Berikut sejumlah gunung yang menutup jalur pendakian untuk sementara waktu:

1. Gunung Tambora

Kaldera Gunung Tambora, Dompu, Nusa Tenggara Barat, Minggu (22/3/2015). Gunung Tambora meletus dahsyat pada 10 April 1815 menyisakan kaldera seluas 7 kilometer dengan kedalaman 1 kilometer. (KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)

Balai Taman Nasional Tambora (BTNT) menutup seluruh jalur pendakian Gunung Tambora dan objek wisata alam Oi Marai sejak 30 Desember 2020 hingga waktu yang belum ditentukan.

Gunung yang terletak di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat ini ditutup untuk menekan tingginya kasus penularan Covid-19 serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem.

Selain ditutup karena Covid-19, penutupan juga dilakukan guna memulihkan kondisi kawasan secara alami khususnya pada jalur pendakian.

Sebelumnya, seluruh jalur pendakian Gunung Tambora sempat dibuka selama new normal mulai 1 September 2020 silam.

2. Gunung Semeru

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jumat (3/7/2020). (Instagram.com/@tnbromotenggersemeru)

Pendakian Gunung Semeru ditutup total mulai 30 Desember 2020 hingga 31 Maret 2021.

Salah satunya adalah mempertimbangkan kondisi cuaca buruk yang mungkin terjadi.

Penutupan tersebut diperpanjang setelah sebelumnya pendakian gunung yang terletak di Jawa Timur tersebut sudah dilakukan per tanggal 30 November 2020 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Dengan adanya pengumuman baru ini, penutupan dilanjutkan hingga 31 Maret 2021.

Cuaca buruk yang mungkin terjadi termasuk peningkatan intensitas curah hujan dan kemungkinan terjadinya badai.

Halaman
1234