Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

8 Gunung di Indonesia yang Tutup Sementara Jalur Pendakian, Ada Gunung Semeru hingga Merapi

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing dari Gunung Prau, Jawa Tengah, Sabtu (7/7/2018).

Sebagaimana diperkirakan stasiun Klimatologi Karangploso Malang, serta dalam rangka pemulihan atau revitalisasi ekosistem.

3. Gunung Sindoro

Pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing dari Gunung Prau, Jawa Tengah, Sabtu (7/7/2018). (TRIBUNTRAVEL.COM/SRI JULIATI)

Jalur pendakian Gunung Sindoro via Kledung, Temanggung, Jawa Tengah ditutup mulai Senin (4/1/2021) hingga informasi lebih lanjut untuk pemulihan ekosistem.

Penutupan pendakian gunung yang terletak di Jawa Tengah ini juga dilakukan untuk reboisasi, perawatan, dan pembenahan kawasan hutan lindung.

Sejauh ini belum diketahui hingga kapan penutupan akan dilakukan.

Namun biasanya, penutupan hanya akan dilakukan kurang lebih satu bulan.

Selama penutupan, pengelola Basecamp Pendakian Gunung Sindoro via Kledung atau dikenal sebagai Grasindo dan warga Kledung akan melakukan pendataan flora dan fauna di kawasan hutan lindung.

4. Gunung Prau

Sunrise di puncak Gunung Prau (Istimewa/Elisa Hapsari)

Gunung yang terletak di dataran tinggi Dieng ini menutup seluruh jalur pendakiannya mulai 3 Januari 2021-4 Maret 2021 untuk pemulihan ekosistem, antisipasi cuaca buruk, perawatan, dan peningkatan kapasitas ranger.

Selain untuk pemulihan ekosistem, penutupan pendakian Gunung Prau juga dilakukan untuk pembersihan sampah dan penanaman pohon.

Masing-masing basecamp juga akan melakukan pembersihan jalur.

5. Gunung Rinjani

Gunung Rinjani, Lombok, NTB (unsplash.com/@verstuyftj)

Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menutup wisata pendakian mulai 1 Januari-31 Maret 2021.

Penutupan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan pemulihan ekosistem kawasan TNGR.

Penutupan gunung yang terletak di Pulau Lombok ini dilatarbelakangi prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Mataram tentang potensi angin kencang, hujan lebat, dan banjir di Pulau Lombok.

Halaman
1234