Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Fakta Sejarah Pompeii, Kota Kuno yang Terkubur oleh Letusan Gunung Berapi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Reruntuhan kota Pompeii di Italia

TRIBUNTRAVEL.COM - Saat traveler liburan ke Italia, jangan lupa mampir ke Pompeii.

Pompeii adalah satu tempat wisata yang populer di Italia.

Pompeii merupakan kota kuno peninggalan Kekaisaran Romawi yang terletak di Campania, Italia, 23 kilometer sebelah tenggara Naples.

Apa yang menjadikan Pompeii menarik bukan hanya peninggalannya, tapi juga sejarah di balik hancurnya kota kuno ini.

 

Dikutip dari Britannica, kota yang terletak di sisi tenggara lereng Gunung Vesuvius ini terkubur oleh letusan gunung berapi itu pada 24 Agustus tahun 79 sebelum Masehi.

 

Erupsi Vesuvius menghujani kota itu dengan material vulkanik, yang diikuti dengan awan abu panas selama berhari-hari.

Akibatnya, penduduk kota itu tewas, bangunan-bangunan hancur, dan kota itu akhirnya terkubur di bawah tumpukan abu dan bebatuan yang dimuntahkan Vesuvius.

Selama berabad-abad, Pompeii "tertidur" di bawah tanah hingga akhirnya kembali ditemukan pada tahun 1700-an.

Diawetkan dengan sempurna

Sisa-sisa bangunan megah, seperti aula dan gedung pertunjukan, villa-villa mewah, dan rumah-rumah penduduk masih bisa ditemukan di situs bersejarah itu.

Tidak hanya bangunan, jasad penduduk Pompeii yang tewas akibat erupsi Vesuvius juga ditemukan di dalam puing-puing rumah dan bangunan.

Pompeii (Gambar oleh Graham Hobster dari Pixabay )

Bahkan, sebuah toko roti ditemukan dalam kondisi utuh dengan adonan roti yang masih berada di dalam oven.

Penemuan Pompeii dan segala isinya, segera menarik perhatian para peneliti yang tertarik mempelajari peradaban kuno manusia.

Kota perdagangan 

 

Ancient menuliskan, Kota Pompeii memiliki luas sekitar tiga kilometer persegi, sepertiganya masih belum digali, dan termasuk kota yang padat penduduk.

Halaman
123