Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Bisakah Hacker Meretas Sistem Keamanan Pesawat? Berikut Penjelasannya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi kokpit di pesawat yang penuh dengan sistem terkomputerisasi.

Mengapa dan bagaimana regulator penerbangan sipil harus memperkuat keamanan?

Laporan Kantor Akuntabilitas Pemerintah berfungsi sebagai peringatan bagi Administrasi Penerbangan Federal (FAA) Amerika Serikat (AS), yang bertanggung jawab atas sertifikasi dan pengawasan semua pesawat komersial AS, termasuk pengoperasian maskapai penerbangan komersial.

“Meskipun FAA mengakui keamanan siber avionik sebagai masalah keamanan potensial untuk pesawat komersial modern, FAA belum sepenuhnya menerapkan praktik-praktik utama yang diperlukan untuk melaksanakan program pengawasan keamanan siber berbasis risiko.” ungkap US GAO.

Ada empat area yang menurut US GAO harus diperiksa oleh FAA:

  1. Diperlukan program pengawasan untuk menentukan prioritas risiko keamanan siber avionik
  2. Pembuatan program pelatihan keamanan siber avionik
  3. Menerbitkan panduan untuk pengujian keamanan siber independen
  4. Pencantuman pengujian berkala sebagai bagian dari proses pemantauannya

“Sampai FAA memperkuat program pengawasannya, berdasarkan risiko yang dinilai, FAA mungkin tidak dapat memastikan bahwa FAA memberikan pengawasan yang memadai untuk mencegah berkembangnya risiko keamanan siber yang dihadapi sistem avionik di pesawat komersial,” kata US GAO.

Baca juga: Pesawat Berisi Kokain Jatuh di Meksiko Setelah Aksi Kejar di Udara

Baca juga: Studi Ungkap Penumpang yang Duduk Dekat Jendela Pesawat Justru Lebih Rentan Tertular Covid-19

Baca juga: Bulan Madu Setelah 4 Hari Menikah, Pilot United Airlines dan Istrinya Tewas Kecelakaan Pesawat

Baca juga: Viral di Medsos, Video Perkelahian Penumpang Pesawat karena Tolak Kenakan Masker

Baca juga: Tips Tidur Nyenyak di Pesawat, Wajib Pilih Kursi Dekat Jendela

(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)