TRIBUNTRAVEL.COM - Masjid Al-Irsyad Satya di Kota Baru Parahyangan, Bandung merupakan sebuah masjid dengan arsitektur futuristik yang didesain oleh Ridwan Kamil.
Masjid Al-Irsyad berdiri di atas lahan seluas 1 hektar dan menyatu dengan Al-Irsyad Satya Islamic School, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Saking uniknya, masjid yang dibangun sejak tahun 2009 ini menyabet penghargaan Building of The Year 2010 versi National Frame Building Association pada kategori Religious Architecture beberapa bulan setelah diresmikan.
Masjid yang diresmikan bertepatan dengan Nuzulul Quran pada 17 Ramadan 1431 H ini mampu menampung hingga 1.500 jamaah.
Lebih dari itu, bangunan masjid ini juga dinilai unik, megah, dan kokoh meskipun tidak memiliki kubah dan pilar-pilar penyangga.
• Sejarah Masjid Biru Turki, Dibangun dengan Gaya Arsitektur Khas Ottoman pada Tahun 1600-an
Ide Desain Masjid
Masjid Al-Irsyad dirancang oleh seorang arsitek yang juga seorang pejabat negara, yakni Muhammad Ridwan Kamil atau yang biasa dipanggil dengan sebutan Kang Emil.
Dikutip dari salah satu wawancaranya di Kompas TV, Kang Emil mengatakan, inspirasi untuk mendesain Masjid Al-Irsyad datang dari akumulasi pengalaman pribadi.
Saat pertama kali mendapatkan ide untuk mendesain Masjid Al-Irsyad, Ridwan Kamil sedang berada di puncak bukit pada waktu Maghrib.
Dari puncak bukit tersebut, ia melihat ke arah barat di mana bangunan masjid akan menghadap.
TONTON JUGA:
Ternyata, arah barat dari lahan masjid terdapat sebuah gunung dengan pemandangan pemandangan matahari terbenam yang dinilainya adalah sebuah pemandangan alami yang luar biasa.
Dari pengalaman tersebut lah akhirnya Ridwan Kamil memutuskan untuk mendesain Masjid Al-Irsyad.
Selain itu, inspirasi pembuatan Masjid Al-Irsyad juga didapatnya pada saat ia melaksanakan haji dan umrah.
Menurut Ridwan Kamil, bangunan Kakbah adalah sesuatu yang sederhana, namun memiliki arti yang mendalam bagi umat Muslim.
Baca tanpa iklan