Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Batik Air Gelar 'Safe Travel Campaign', Penumpang Bisa Terbang dengan Aman saat Pandemi

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pramugari Batik Air; Managing Director Lion Air Group: Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi; Chief Executive Officer (CEO) Batik Air, Capt. Achmad Luthfie; Ketua INACA, Denon Prawiraatmadja; Sekretaris Jenderal PHRI, Maulana Yusran dan CEO Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin saat melakukan Safe Travel Campaign, Minggu (9/8/2020).

9. Menyediakan hand sanitizer, sabun dan air mengalir untuk mencuci tangan di pesawat udara;

10. Memberikan pelatihan untuk awak pesawat dalam hal penggunaan Alat Perlindungan Pribadi (Personal Protection Equipment /PPE),

11. Dan tindakan preventif lainnya.

Sejak diperkenalkan dan didirikan pada Mei 2013, Batik Air mengusung konsep sebagai maskapai penyedia layanan penuh (premium service airlines), yang menawarkan kepada tamu fasilitas dalam penerbangan, yaitu hiburan (inflight entertainment) berupa konten pada layar di setiap kursi (audio video visual on demand), sajian makanan (inflight meals).

Penerbangan perdana dimulai dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) ke Manado melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi, Sulawesi Utara.

Sampai saat ini, Batik Air telah memperluas jaringan lebih dari 45 kota tujuan domestik dan internasional mencakup Singapura – Bandara Internasional Changi (SIN); Kuala Lumpur – Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL); Penang – Bandara Internasional Penang, Malaysia (PEN); Bangkok – Bandara Internasional Don Mueang, Thailand (DMK); Chennai – Bandara Internasional Chennai, Tirusulam, Tamil Nadu, India (MAA); Perth – Bandara Internasional Perth di sebelah selatan Guildford, Australia Barat (PER); Guilin – Bandara Internasional Liangjiang Guilin, Guangxi (KWL); Kunming – Bandara Internasional Kunming Changshui, Yunnan (KMG); Nanning – Bandara Internasional Nanning Wuxu, Guangxi (NNG); serta Taipei – Bandara Internasional Taoyuan, Taipei, Taiwan (TPE).

Batik Air senantiasa mengembangkan full-service sejalan meningkatkan jaringan serta kualitas layanan.

"Batik Air melayani konektivitas terjangkau dan mempunyai frekuensi penerbangan mencapai lebih dari 350 perhari dengan rata-rata tingkat ketepatan waktu (OTP) 92.63%,"kata Chief Executive Officer (CEO) Batik Air, Capt. Achmad Luthfie dikutip dari siaran pers resmi.

Pada 2003 hanya mengoperasikan satu Boeing 737-900ER, kini kekuatan Batik Air didukung armada berteknologi modern dan fitur-fitur yang memberikan kenyamanan setiap tamu ketika berada di kabin.

Terdiri dari 44 Airbus 320-200CEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi), enam Boeing 737-900ER (12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi), 25 Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi) serta satu Airbus 320-200NEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi).

Pengoperasian pesawat generasi terbaru menjadi bagian keseriusan Batik Air, yang diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan dan pengalaman para tamu ketika in-flight di kelas premium services airlines serta diharapkan bisa menambah tingkat kepercayaan dan loyalitas dari para tamu kepada Batik Air.

Promo Tiket Pesawat Garuda Indonesia Rute Domestik, Ini Daftar Harganya

Cuma di Hari Minggu, Dapatkan Diskon Tiket Pesawat hingga Rp 500.000 di Tiket.com

6 Tips Dapatkan Tiket Pesawat Murah di Traveloka

Tiket Pesawat Korea Selatan-Jakarta, Naik Garuda Indonesia Tarif Mulai Rp 6,5 Jutaan

Kursi Penumpang Hampir Terisi Penuh di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Penjelasan Lion Air

(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)