Kuota Haji 2020 Dibatasi 10 Ribu Jemaah, Dua Pertiganya untuk Ekspatriat di Arab Saudi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana di sekitar Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Selasa (14/11/2017).

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah Arab Saudi mengumumkan kebijakan pembatasan jemaah haji 1441H/2020.

Kebijakan tersebut tentunya berdampak besar terhadap calon jemaah haji asal Indonesia maupun negara lain.

Pemerintah Arab Saudi hanya melayani calon jemaah haji yang berada di Arab Saudi guna mencegah meningkatnya kasus penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Pemerintah Arab Saudi Putuskan Adakan Ibadah Haji, Kuota Jamaah Dibatasi

Suasana di tempat tawaf usai Mekkah ditinggal jutaan jemaah haji (TRIBUNNEWS.COM/ADI SUHENDI)

Dalam siaran resmi Kemenag, Jumat (26/6/2020), Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed Al-Thaqafi mengatakan bahwa kuota jemaah haji 1441H/2020 dibatasi hanya berkisar sepuluh ribu.

Menurutnya, sebagian besar dari kuota tersebut diperuntukkan bagi warga asing atau ekspatriat yang berdomisili di Arab Saudi.

"Dari sepuluh ribu kuota haji tahun ini, sepertiganya untuk warga negara Saudi, sisanya untuk ekspatriat," jelas Essam bin Abed saat bertemu Menag Fachrul Razi di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (26/6).

Setiap tahun, tidak kurang dua setengah juta umat Islam menjalankan ibadah haji.

Namun, untuk tahun ini, kuota jemaah dibatasi hanya berkisar sepuluh ribu, itupun hanya untuk warga Arab Saudi dan ekspatriat yang ada di Arab Saudi.

Tonton juga:

Pembatasan tersebut dilakukan dengan alasan keselamatan jemaah Haji di tengah pandemi Covid-19.

“Pembatasan hanya sepuluh ribu untuk menjaga keselamatan jemaah di tengah pandemi Covid-19. Sehingga, bisa dikendalikan jika ada kejadian yang tidak diinginkan,” ujar Essam.

“Bagi jemaah yang diizinkan berhaji, harus tunduk pada protokol kesehatan yang sangat ketat. Akan dilakukan tindakan preventif juga untuk mencegah Covid,” imbuhnya.

Essam menambahkan, pandemi Covid-19 terjadi di hampir seluruh negara di dunia.

Karenanya, Arab Saudi mengambil keputusan untuk meniadakan keberangkatan jemaah dari seluruh negara.

Jemaah haji tahun ini hanya dibatasi untuk Warga Negara Arab Saudi dan Warga Negara asing atau ekspatriat yang saat ini sudah berada atau berdomisili di Arab Saudi.

Dua Pria Ini Tertangkap Gambar Google Street View dengan Posisi yang Aneh

Sekilas Terlihat Mirip, Ini Perbedaan Es Krim dan Gelato

Syarat dan Dokumen yang Harus Disiapkan untuk Terbang ke Bali dari Berbagai Maskapai

CFD Jalan Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Berikut 32 Lokasi Pengganti di 5 Wilayah Kota

Anjuran Dokter Bagi Pendaki yang Berniat Naik Gunung Selama Pandemi Covid-19

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)