Pemerintah Arab Saudi Putuskan Adakan Ibadah Haji, Kuota Jamaah Dibatasi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kondisi Kabah setelah visa Umrah ditangguhkan

TRIBUNTRAVEL.COM - Otoritas Kerajaan Arab Saudi memutuskan tetap menyelenggarakan Ibadah Haji tahun 1441 H/2020 M.

Meskipun berada dalam masa pandemi, Kementrian Haji dan Umrah Arab Saudi memutuskan untuk tetap melaksanakan ibadah haji.

Diumumkan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh melalui akun Instagramnya, pelaksanaan Ibadah Haji pada tahun ini pun terbatas.

Ibadah Haji kali ini hanya dapat diikuti oleh ekspatriat yang telah bermukim di Arab Saudi dengan kuota yang terbatas.

Keputusan ini diambil karena mempertimbangkan risiko penyebaran virus corona yang saat ini masih dihadapi oleh banyak negara.

• Arab Saudi Belum Buka Akses Masuk, Pemberangkatan Jemaah Haji Indonesia Dibatalkan

KBRI Riyadh menjelaskan terdapat empat poin yang disampaikan oleh Kementrian Haji dan Umrah Arab Saudi (22/6), berikut rinciannya:

Kementrian Haji dan Umrah Arab Saudi memutuskan ada pelaksanaan Ibadah Haji tahun 1441/2020M. Ibadah Haji dapat diikuti oleh ekspatriat yang telah bermukim di Arab Saudi dengan jumlah yang sangat terbatas. Keputusan tersebut mempertimbangkan masih adanya pandemi dan resiko penyebaran virus corona di seluruh negara. Pembatasan jumlah jamaah untuk menjamin keamanan dan keselamatan dengan menerapkan semua langkah pencegahan penyebaran virus Corona demi melindungi setiap orang dari risiko terjangkitnya wabah serta merujuk kepada ajaran Islam yang memprioritaskan keselamatan umat manusia.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama secara resmi mengumumkan pembatalan ibadah haji 2020, pada awal Juni yang lalu.

Keputusan tersebut didasari atas pandemi Covid-19 yang masih melanda banyak negara, termasuk Indonesia dan Arab Saudi.

Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan, pemerintah juga tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan haji, khususnya dalam hal pelayanan dan perlindungan jemaah.

Sebab Pemerintah Arab Saudi sejauh ini tak kunjung membuka akses negaranya bagi warga dari negara lain.

"Berdasarkan kenyataan tersebut, pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji pada tahun 2020 atau tahun 1441 Hijriah ini," kata Fachrul Razi dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (2/6/2020).

Dilansir dari Worldometers, hingga 23 Juni, tercatat 161.005 kasus positif Covid-19 di Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 105.175 kasus telah dinyatakan sembuh dan 1.307 kasus dinyatakan meninggal dunia.

• Arab Saudi Belum Buka Akses Masuk, Pemberangkatan Jemaah Haji Indonesia Dibatalkan

• 9 Hal Lumrah di Indonesia tapi Jadi Larangan di Beberapa Negara, Termasuk Bersalaman

• Tunggu Kepastian dari Arab Saudi, Kemenag Siapkan Dua Skenario Penyelenggaraan Haji

• Etihad Airways Pekerjakan Duta Kesehatan untuk Beri Informasi Perawatan Kesehatan ke Penumpang

• Bandara Internasional Dubai Sediakan Mesin Penjual Otomatis Berisi Produk APD

(TribunTravel.com/GigihPrayitno)