Imbalannya, Wakefield mendapatkan cokelat gratis seumur hidupnya.
Mungkin kamu akan mengernyitkan dahi mendengar imbalan yang diterima Wakefield ini, tapi ternyata sang empunya resep sendiri tidak keberatan.
Ia justru mengatakan bahwa selama pendidikannya di bangku kuliah, ia diajarkan bahwa seorang profesional tidak akan pernah mengambil nilai komersil dari produk buatannya.
Seorang profesional sejati akan selalu puas dengan hasil karyanya yang disukai dan berguna bagi banyak orang.
Wakefield menjadi konsultan tetap Nestle untuk pengembangan resep-resep kukis buatan mereka.
Pada 1966, Wakefield memutuskan untuk menjual Toll House Inn dan menikmati masa tuanya.
10 tahun kemudian, Wakefield wafat dengan meninggalkan resep-resep serta kiat-kiat mengolah kukis yang baik.
Wah, mulia banget ya jasa Ruth Wakefield ini.
Menyenangkan banyak orang, dan hasil karyanya tetap diapresiasi hingga saat ini.
Berita ini sebelumnya telah dipublikasikan di Grid.id dengan judul Kisah Manis Dibalik Penemuan Kukis Choco Chips yang Bakal Bikin Kamu Terharu!
Subscribe Channel YouTube TribunTravel.com: