Breaking News:

Ingin Berenang di Sungai Amazon? Ikuti Aturannya Biar Tak Ketemu Anaconda hingga Ikan Piranha

Meski dikenal sebagai sungai berbahaya karena hewan-hewannya, Pemerintah tidak melarang masyarakat untuk berenang di Sungai Amazon.

Gambar oleh luis deltreehd dari Pixabay
Menelusuri Sungai Amazon dengan perahu 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kamu pasti sudah tidak asing dengan Sungai Amazon.

Sungai Amazon merupakan sungai terpanjang di duia yang mengalir di Amerika Selatan.

Baca juga: Polisi Brasil Temukan Jenazah di Sungai Amazon, Tempat Hilangnya Jurnalis Inggris

Sungai yang membelah Hutan Amazon
Sungai yang membelah Hutan Amazon (Adam ?migielski /Unsplash)

Baca juga: Dijuluki Sungai Paling Berbahaya, Inilah Hewan Buas yang Hidup di Sungai Amazon

Sungai Amazon mengalir melalui pedalaman Peru melewati Brasil hingga berakhir di Samudra Atlantik.

Karena merupakan sungai terpanjang di Dunia, Sungai Amazon di penuhi satwa buas.

Baca juga: Ahli Ungkap Alasan Tidak Ada Jembatan di Sepanjang Sungai Amazon

Baca juga: Kisah Satu-satunya Penumpang Selamat dari Kecelakaan Pesawat, Bertahan Hidup Sendiri di Hutan Amazon

Di antaranya, anaconda, buaya caiman hitam, hiu banteng dan ikan piranha.

Ular anaconda sendiri hanya bisa ditemukan di Amerika Selatan, tepatnya di Sungai Amazon.

Meski dikenal sebagai sungai berbahaya karena hewan-hewannya, Pemerintah tidak melarang masyarakat untuk berenang di Sungai Amazon.

Hanya saja ada aturannya. 

  • Wisatawan dilarang berlama-lama ketika berada di kawasan pinggiran air.
  • Wisatawan dibolehkan berenang di kawasan yang memang diperbolehkan. Mengingat Sungai Amazon memiliki panjang 6.400 km, tidak semua bagian sungai dihuni oleh binatang buas.
  • Untuk kaawasan yang tidak ramai wisatawan dan tidak ada pemandu, wisatawan dianjurkan berkonsultasi dengan penduduk setempat apakah kawasan tersebut aman atau tidak. 
  • Wisatawan dilarang berenang di wilayah berbahaya yang sudah ditandai oleh pemerintah.

Seperti rawa, hutan bakau, lembah sungai Amazon, dan Orinoco.

Anaconda sebagian besar tinggal di lembah sungai Amazon dan Orinoco. 

Anaconda bersifat semi-akuatik dan tumbuh subur di aliran sungai yang bergerak lambat, sungai, dan lingkungan berlumpur dan berawa lainnya.

Bagi wisatawan yang melakukan perjalanan pesiar sungai Amazon sangat berharap bisa melihat anaconda di sekitar kapal mereka.

Baca juga: Bertahan Hidup Minum Air Hujan, 2 Bocah Hilang Hampir Sebulan di Hutan Amazon Ditemukan

Anaconda yang berada di air
Anaconda yang berada di air (Denis Doukhan / Pixabay)

Anaconda cenderung lamban dan berat saat berada di darat, dan sebagai gantinya mereka menggunakan tubuh ramping mereka untuk berenang dengan cepat di air. 

Anaconda adalah ular nokturnal, meskipun dapat terlihat aktif sepanjang hari. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved